Kisah Horor Laut di Israel Kaya Mineral Penuh Manfaat, Ternyata Berasal dari Fosil Kaum Nabi Luth AS yang Tertimbun di Dasarnya

Berikut kisah horor laut di Israel yang ternyata berasal dari fosil kaum Nabi Luth AS.

Tantiya Nimas Nuraini
Oleh Tantiya Nimas Nuraini - Reporter
Kisah Horor Laut di Israel Kaya Mineral Penuh Manfaat, Ternyata Berasal dari Fosil Kaum Nabi Luth AS yang Tertimbun di Dasarnya
Kisah Horor Laut di Israel Kaya Mineral Penuh Manfaat (TikTok ariefenita)

Mengenal sejarah peradaban, budaya hingga perkembangan agama memang menjadi daya tarik tersendiri. Apalagi jika ada kisah luar biasa di balik sebuah wilayah. Seperti kisah laut mati di Palestina yang kini diduduki Israel.

Laut ini dikenal kaya akan mineral yang sangat bermanfaat bagi manusia. Namun di balik manfaat luar biasa tersebut, ada kisah horor yang mengikutinya.

Bagaimana tidak, laut tersebut rupanya bekas wilayah kaum Nabi Luth AS yang mendapatkan azab dari Allah SWT. Lantas bagaimana kisah horor laut mati yang ternyata di dasarnya banyak fosil kaum Nabi Luth AS?

Melansir dari akun TikTok ariefenita, Jumat (23/5), simak ulasan informasinya berikut ini.

Artis ternama Indonesia, Arie Untung dan Fenita Arie membagikan kisah horor saat melewati sebuah laut di Israel. Sebelum mengungkapkan kisah horornya, Arie Untung menjelaskan bahwa laut tersebut dikenal kaya akan mineral.

Bahkan, laut ini memiliki kontribusi yang signifikan bagi ekonomi Israel.

"Karena mineral dan garamnya mengandung potas atau kalium, magnesium bromin dan garam industri yang dikelola langsung oleh perusahaan resmi dari Israel dan menghasilkan pendapatan yang besar," jelas Arie Untung.

Karena kandungan mineral yang luar biasa, laut ini dimanfaatkan oleh Israel untuk membuat produk kosmetik dan kesehatan. Tak hanya itu, lumpur pada laut ini juga sering kali dijadikan sebagai terapi kesehatan.

"Dipakai untuk kosmetik dan juga produk kesehatan. Bahkan lumpurnya dan airnya kaya akan mineral yang digunakan untuk produk kecantikan dan terapi kulit," paparnya.

"Pariwisata juga luar biasa di tempat ini untuk pariwisata medis dan religius. Karena wisatawan datang untuk terapi kulit dan pernafasan karena sifat hipersalin dan mineralnya. Laut ini juga merupakan energi alternatif potensial Pembangkit Listrik Tenaga Air dan Matahari," tambah Arie Untung.

Rupanya, laut ini merupakan titik terendah di bumi yang ada di dunia. Meskipun sangat bermanfaat, dikatakan bahwa tidak ada orang yang sanggup menyelam ke dalam laut tersebut.

"Tentu saja banyak keanehan di sini. Karena laut ini merupakan titik terendah di bumi yang pernah ada di dunia ini. Laut ini juga luas tapi tidak ada ombak, tidak ada orang yang sanggup menyelam ke dalam lautan ini. Inilah yang menjadi misteri," ungkapnya.

"Ternyata setelah diteliti, laut ini mengandung berbagai unsur mineral seperti magnesium, kalsium, kalium, natrium, bromin, klorida, sulfat dan lumpur. Ternyata semua unsur mineral tersebut itu adalah unsur yang membentuk manusia," sambungnya.

Siapa sangka, mineral yang begitu tinggi di laut ini berasal dari fosil-fosil ribuan manusia yang tertimbun di dasar laut. Horornya, fosil-fosil tersebut adalah kaum Nabi Luth AS yang terkena azab oleh Allah SWT. Ya, nama daerah tersebut adalah Sodom and Gomora.

"Ternyata mineral yang ada di laut ini beserta manfaatnya itu adalah fosil ribuan manusia yang tertimbun di dasar laut ini. Di antara lokasi tersebut ada sebuah bukit yang dinamakan dari nama istri Nabi itu yang ikut menjadi korban. Nama daerah ini dulunya adalah Sodom and Gomora," ungkap Arie Untung.

"Di tempat ini dulu kaum-kaum boti dan LGBT memadu kasih dan Allah SWT murka. Maka inilah dia azab kaum Nabi Luth AS, Yerusalem, Laut Mati," tutupnya.

@ariefenita Kisah horor untuk kaum bowtie dari laut isriwil 😱 #ceritauntungs #tinoplembang #komediariefenita ♬ original sound - Komedi Arie Fenita
Rekomendasi