AHY Lantang Bicara Depan Para Perwira Calon Jenderal TNI, Cari-Cari Sosok Kolonel yang Tiap Hari Telepon Dirinya
Sosok kolonel TNI dicari oleh AHY saat isi kuliah umum di Sesko TNI.
Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengisi kuliah umum digelar Perwira TNI di Sesko, Selasa (17/6) kemarin.
AHY memulai kuliah dengan menyapa seluruh pimpinan Sesko TNI yang turut hadir di acara yang dihadiri ratusan peserta tersebut.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Komandan Sesko TNI, Marskal Madya TNI Arief Widianto. Tepuk tangan untuk komandan kita."
"Juga hadir, terima kasih kepada Wakil Komandan Sesko TNI, Mayor General TNI Budi Eko Mulyono. Terima kasih. Saya juga tentu ingin menyapa sekaligus mengucapkan terima kasih kepada para pejabat utama Sesko TNI."
"Ini hadir para General Laksamana dan juga Marskal dari berbagai ilmu ataupun background yang saat ini juga menjadi pejabat utama di Sesko TNI. Termasuk para dosen dan patun Sesko TNI. Dan tentunya yang saya cintai dan banggakan, para perwira siswa di Krek 53," kata AHY.
Kehadiran AHY sekaligus menjadi ajang reuni dengan sejumlah rekan seangkatan ketika dirinya masih aktif di militer.
AHY juga sempat mengengan masa-masa saat digembleng dahulu bersama rekan seangkatannya di Akademi Militer.
"Para perwira disini hadir banyak teman-teman saya juga disini. Terutama tadi yang ketua kelas kebetulan saudara asuh ya. Nama keluarga asuhnya Muk. Masih sama kan? Kalau ganti tolong saya dikasih tau. Saya mendapatkan informasi ada 61 orang. Satu angkatan dengan saya."
"Tapi juga disini saya lihat cukup banyak senior saya yang juga menggembleng saya dulu di akademi. Tapi baik-baik semua saya lihat wajahnya tadi. Tidak ada yang saya ingat dulu agak keras gitu. Tidak semuanya baik-baik, persuasif, edukatif. Kalau ada yang agak-agak keras dulu sudah kita lupakan semuanya," tandasnya.
Bukan sekedar menyapa pimpinan dan peserta Sesko TNI, AHY juga mencari sosok Kolonel yang rupanya memiliki peran besar dalam hidupnya.
"Kolonel Danang ada disini? Komandan ini yang setiap hari mengingatkan saya tolong jangan lupa tanggal 17 hadir di Sesko TNI ini," ucap AHY.
Permintaan tersebut rupanya mendapat sambutan hangat darinya dan meski di tengah kesibukan, AHY berupaya menyempatkan hadir.
"Saya katakan saya geser semua agenda untuk saya pastikan hadir hari ini. Bagus juga memajukannya yang ada hubungannya sedikit-sedikit lah begitu," tegasnya.
Salah satu isu yang ia bawa dalam kuliah umum tersebut berkaitan dengan jabatannya saat ini sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
AHY menyoroti peran infrastruktur dalam pembangunan Indonesia menuju negara yang maju dan modern.
"Infrastruktur tidak akan membuat atau menjamin sebuah negara bisa maju dengan sendirinya. Tapi hampir bisa dipastikan tanpa infrastruktur yang memadai Indonesia tidak akan bisa menjadi negara yang maju, negara yang modern, negara yang rakyatnya sejahtera. Tesisnya disitu."
"Infrastruktur penting dan mendasar. Termasuk saya tentunya akan membahas relevansinya dengan pertahanan negara," tambahnya.