Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sumatra Selatan pada Selasa–Rabu, 10–11 Februari 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor serta meninjau pelaksanaan program strategis pembangunan infrastruktur di daerah.
Pada Selasa (10/2), AHY memimpin Rapat Koordinasi Program Kerja Tahun Anggaran 2026 terkait pengembangan infrastruktur dan pembangunan kewilayahan Provinsi Sumatra Selatan. Rapat tersebut dihadiri Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru, Wakil Gubernur Cik Ujang, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para kepala daerah dari 17 kabupaten/kota di Sumatra Selatan.
Usai rapat koordinasi, AHY meninjau Rumah Susun Universitas Sriwijaya (Unsri) untuk melihat pemanfaatan dan kesiapan infrastruktur hunian pendukung mahasiswa. Pada hari yang sama, ia juga memimpin Rapat Koordinasi Progres Penanganan Over Dimension Over Loading (ODOL) di Palembang guna mengevaluasi pelaksanaan kebijakan penanganan ODOL dalam mendukung keselamatan lalu lintas dan menjaga keberlanjutan infrastruktur jalan.
Pada Rabu (11/2), AHY dijadwalkan menyampaikan orasi motivasi pada Wisuda ke-182 Universitas Sriwijaya di Kampus Indralaya. Rangkaian kunjungan kerja kemudian ditutup dengan peninjauan Jembatan Tol Musi V, proyek strategis yang berperan dalam meningkatkan konektivitas serta mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah Palembang dan sekitarnya.
Kunjungan kerja tersebut menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah serta memastikan pelaksanaan program pembangunan infrastruktur berjalan selaras dengan kebutuhan daerah.
Dalam kunjungan tersebut, AHY didampingi sejumlah pejabat Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, di antaranya Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang Nazib Faisal; Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Rachmat Kaimuddin; Deputi Bidang Koordinasi Pembangunan Perumahan serta Sarana dan Prasarana Permukiman Ronny Hutahayan; serta Staf Khusus Menteri Agust Jovan Latuconsina dan Herzaky Mahendra Putra.