7 Cara Ampuh Mengusir Tikus Got Masuk ke Rumah saat Musim Hujan
Musim hujan kerap menyebabkan tikus got masuk ke dalam rumah, yang dapat menimbulkan risiko kesehatan dan kerusakan pada properti.
Musim hujan sering kali membawa tantangan baru bagi pemilik rumah, khususnya terkait dengan kemunculan hama dari saluran air. Salah satu masalah yang paling umum adalah munculnya tikus got di area dapur atau ruang penyimpanan. Hal ini mendorong banyak orang untuk mencari informasi mengenai cara mengatasi tikus got yang masuk ke rumah saat musim hujan, agar lingkungan tetap terjaga kebersihannya dan nyaman untuk ditinggali.
Curah hujan yang tinggi dapat menyebabkan aliran selokan meluap, sehingga memaksa hewan pengerat tersebut berpindah tempat. Rumah menjadi target yang mudah jika terdapat celah kecil di pintu, ventilasi, atau pipa pembuangan. Oleh karena itu, memahami cara mengatasi tikus got yang masuk ke rumah saat musim hujan sangat penting untuk mencegah risiko penyakit dan kerusakan pada perabotan.
Kehadiran tikus tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga menjadi ancaman serius bagi kesehatan keluarga. Kotoran dan urin tikus dapat mencemari makanan di dapur tanpa disadari oleh penghuni rumah. Penerapan cara mengatasi tikus got yang masuk ke rumah saat musim hujan harus dilakukan sejak awal, sebelum populasi hama ini berkembang lebih pesat.
Berikut adalah ulasan lengkap yang dirangkum dari berbagai sumber, pada Senin (16/2/2026).
Apa Penyebab Tikus Got Masuk ke Rumah saat Musim Hujan?
Ketika musim hujan tiba, tikus got (Rattus norvegicus) cenderung mencari tempat berlindung di dalam rumah. Hal ini terjadi karena habitat alami mereka, seperti selokan dan gorong-gorong, terendam air dan menjadi tidak nyaman.
Dengan kondisi lingkungan luar yang dingin dan lembap, tikus got mencari tempat yang lebih hangat dan kering untuk berlindung. Oleh karena itu, rumah-rumah di daerah perkotaan dan pedesaan menjadi target utama bagi tikus yang ingin menghindari cuaca buruk.
Selain mencari tempat berlindung, tikus got juga mencari sumber makanan dan air yang lebih mudah diakses di dalam rumah. Ketersediaan makanan yang melimpah, seperti sisa makanan yang tidak tertutup dengan baik atau sampah organik, menjadi daya tarik bagi mereka.
Tikus memiliki indra penciuman yang sangat tajam dan dapat mencium aroma makanan dari jarak jauh. Oleh karena itu, rumah yang tidak terawat atau memiliki manajemen sampah yang buruk dapat sangat menarik perhatian tikus.
Tikus got dikenal memiliki kemampuan berenang yang baik dan dapat bertahan hidup di tempat berair selama beberapa hari. Hal ini memungkinkan mereka untuk bergerak melalui saluran air dan sistem pembuangan.
Mereka sering memanfaatkan celah, lubang, dan akses, termasuk saluran WC atau pipa yang tidak tertutup, untuk masuk ke rumah. Dengan demikian, musim hujan menjadi waktu yang sangat penting bagi pemilik rumah untuk lebih waspada terhadap kemungkinan invasi tikus got.
Cara untuk Mengatasi Tikus Got yang Masuk ke Rumah saat Musim Hujan
1. Tutup Semua Celah dan Lubang
Pemeriksaan menyeluruh pada setiap sudut bangunan sangat penting, mulai dari ventilasi udara, sela-sela pintu, hingga retakan kecil di dinding dan lubang di sekitar instalasi pipa. Meskipun celah tersebut kecil, tikus dapat dengan mudah masuk melalui ruang sempit, sehingga perlu segera menutupnya dengan material yang kuat. Gunakan semen untuk retakan permanen, kawat ram berbahan logam pada ventilasi, atau bahan penutup khusus anti hama agar tikus tidak lagi memiliki akses ke dalam rumah.
2. Pasang Saringan pada Saluran Air
Penting untuk memasang saringan yang terbuat dari besi kuat atau kawat tebal pada setiap saluran pembuangan air, termasuk di kamar mandi, dapur, dan saluran belakang rumah. Pemasangan saringan ini berfungsi sebagai penghalang fisik yang mencegah tikus naik melalui jalur got yang terhubung ke dalam bangunan. Pastikan saringan terpasang dengan rapat dan tidak mudah bergeser agar perlindungan tetap efektif dalam jangka panjang.
3. Jaga Kebersihan Rumah
Selalu pastikan area dapur, ruang makan, dan tempat penyimpanan bahan pangan dalam keadaan bersih tanpa sisa makanan yang tercecer di lantai atau meja. Simpan semua bahan makanan dalam wadah yang tertutup rapat, baik itu berbahan plastik tebal maupun kaca, untuk mencegah aroma menyebar dan menarik perhatian tikus. Selain itu, biasakan untuk membuang sampah setiap hari dan gunakan tempat sampah yang tertutup agar lingkungan tetap higienis dan tidak menjadi sumber makanan bagi hama.
4. Gunakan Perangkap Tikus
Pasanglah perangkap di tempat-tempat strategis yang sering dilalui oleh tikus, seperti sudut dapur, area dekat tempat sampah, gudang, atau sepanjang dinding yang terlihat ada jejak aktivitas hama. Pastikan untuk memilih jenis perangkap yang aman untuk digunakan di dalam rumah, sehingga tidak menimbulkan risiko bagi anak-anak maupun hewan peliharaan. Penempatan umpan pada perangkap sebaiknya disesuaikan dengan kebiasaan makan tikus agar hasilnya lebih efektif.
5. Manfaatkan Bahan Alami Pengusir Tikus
Beberapa bahan alami bisa dimanfaatkan sebagai alternatif untuk mengusir hama tanpa menggunakan zat kimia berbahaya. Daun mint segar, kapur barus, bawang putih yang dihancurkan, atau campuran cuka dapat diletakkan di sudut ruangan untuk menghalau aroma. Bau menyengat dari bahan-bahan tersebut biasanya tidak disukai oleh tikus, sehingga dapat membantu mengurangi keberadaan mereka di dalam rumah.
6. Pelihara Kucing
Salah satu cara alami yang cukup efektif adalah dengan memelihara kucing sebagai predator alami tikus. Kehadiran kucing di sekitar rumah dapat menciptakan rasa terancam bagi tikus, sehingga mereka enggan mendekat. Bahkan, aroma tubuh kucing sering kali sudah cukup untuk membuat tikus menjauh dari area hunian.
7. Gunakan Jasa Pembasmi Hama
Jika populasi tikus sudah meningkat dan sulit dikendalikan melalui cara mandiri, pertimbangkan untuk menggunakan jasa profesional pembasmi hama. Tenaga ahli biasanya memiliki peralatan serta metode penanganan yang lebih menyeluruh, sehingga proses pembasmian dapat dilakukan secara efektif dan aman tanpa menimbulkan dampak negatif bagi penghuni rumah.
Langkah untuk Mencegah Tikus Kembali
Selain menangani tikus yang telah masuk ke dalam rumah dengan berbagai cara, sangat penting untuk melakukan langkah pencegahan jangka panjang secara disiplin dan berkelanjutan. Hal ini bertujuan agar masalah yang sama tidak terulang di masa depan, terutama saat musim hujan tiba dan lingkungan menjadi lebih lembap.
Rutin membersihkan saluran air dan got di sekitar rumah
Melakukan pembersihan secara teratur pada got, selokan, dan saluran pembuangan di sekitar rumah sangatlah penting. Hal ini bertujuan untuk mencegah penumpukan sampah, lumpur, dan sisa organik yang dapat menjadi sumber makanan atau tempat persembunyian bagi tikus. Dengan menjaga kebersihan lingkungan saluran air, kita dapat mengurangi kemungkinan tikus menjadikan area tersebut sebagai sarang atau jalur masuk ke dalam rumah.
Pastikan penutup tempat sampah selalu rapat
Penting untuk menggunakan tempat sampah yang memiliki penutup yang kuat dan dapat menutup dengan baik. Dengan cara ini, aroma sisa makanan tidak akan menyebar ke udara dan menarik perhatian tikus. Kebiasaan menutup tempat sampah setelah membuang sampah adalah langkah sederhana namun sangat efektif dalam mencegah hama mendekat.
Rapikan barang-barang yang menumpuk agar tidak menjadi sarang
Tumpukan kardus, kain bekas, kertas, atau barang-barang yang tidak terpakai dapat menjadi lokasi ideal bagi tikus untuk bersembunyi atau berkembang biak. Oleh karena itu, penting untuk menata ulang area gudang, sudut ruangan, dan kolong perabot agar tetap rapi. Dengan menjaga area tersebut tetap teratur, kita dapat mengurangi kemungkinan tikus menemukan tempat persembunyian yang nyaman.
Periksa instalasi air dan saluran pembuangan secara berkala
Melakukan pengecekan rutin terhadap instalasi pipa air, sambungan saluran pembuangan, dan lubang ventilasi sangatlah penting. Pastikan tidak ada celah atau kerusakan yang bisa dimanfaatkan oleh tikus sebagai akses masuk. Apabila ditemukan retakan atau lubang kecil, segera lakukan perbaikan dengan menggunakan material yang kokoh agar struktur rumah tetap tertutup rapat.
Pertanyaan dan Jawaban
Mengapa tikus got seringkali memasuki rumah ketika musim hujan?
Tikus got cenderung masuk ke dalam rumah saat musim hujan karena habitat alami mereka, seperti saluran pembuangan, seringkali dipenuhi air. Hal ini mendorong mereka untuk mencari tempat yang lebih hangat dan kering, serta mencari sumber makanan dan air yang biasanya ada di dalam rumah.
Apa saja risiko yang ditimbulkan oleh tikus got bagi penghuni rumah?
Tikus got dapat menularkan berbagai penyakit berbahaya seperti leptospirosis dan salmonellosis melalui urine atau kotoran mereka. Selain itu, mereka juga dapat menyebabkan kerusakan pada properti, seperti merusak kabel listrik dan pipa air yang ada di dalam rumah.
Bagaimana cara mengetahui keberadaan tikus got di dalam rumah?
Tanda-tanda keberadaan tikus got dapat dikenali melalui kotoran berukuran besar, bau urine yang menyengat, bekas gigitan pada berbagai benda, suara garukan yang terdengar di dinding atau langit-langit, serta adanya sarang yang tersembunyi di sudut-sudut rumah.
Apa saja langkah-langkah yang bisa diambil untuk mencegah tikus got masuk ke dalam rumah?
Untuk mencegah tikus got, penting untuk menutup semua celah dan lubang yang ada di dinding atau sekitar pipa. Selain itu, menjaga kebersihan rumah dari sisa makanan dan sampah serta mengeringkan area yang lembap juga merupakan langkah pencegahan yang efektif.