Uji Coba Sembunyikan Jumlah Likes, Instagram Diduga Ingin Hadirkan Konten Natural

Jumat, 15 November 2019 13:42 Reporter : Fauzan Jamaludin
Uji Coba Sembunyikan Jumlah Likes, Instagram Diduga Ingin Hadirkan Konten Natural Ilustrasi Instagram. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Instagram mulai melakukan uji coba menyembunyikan jumlah likes di Indonesia secara random. Uji coba tampilan privat jumlah Like ini akan mulai diaplikasikan bagi sejumlah pengguna di Indonesia hari ini, Jumat (15/11). Akun-akun yang masuk ke dalam uji coba ini dipilih secara acak.

Sebelum Indonesia, uji coba ini dilakukan di Australia, Brazil, Kanada, Irlandia, Italia, dan Selandia Baru. Pengamat media sosial, Rulli Nasrullah menduga, uji coba penerapan penyembunyian jumlah likes yang dilakukan Instagram lantaran beberapa faktor.

Pertama, menurutnya, Instagram barangkali telah melihat perilaku penggunanya yang selalu memosting gambar dengan tujuan mengejar jumlah like. Tak hanya itu saja, konten yang diunggah pun tidak natural.

"Kalau bagi saya dan sepengetahuan saya, bisa jadi pengguna Instagram sekarang mengejar jumlah like. Sehingga konten apapun terdengar tidak natural. Jadi dengan banyaknya jumlah likes suatu postingan, dianggap itu postingan yang bagus. Kan belum tentu juga," ujarnya ketika dihubungi Merdeka.com, Jumat (15/11).

Kemudian yang kedua, saat ini sudah banyak aplikasi-aplikasi yang bermunculan bertujuan untuk mengacaukan algoritma Instagram. Maksudnya adalah ada aplikasi yang difungsikan untuk menambah likes dan follow. Hal itu, kata Rulli, kerap dilakukan pengguna Instagram baik perusahaan maupun perorangan.

"Jadi dengan adanya aplikasi itu menimbulkan persepsi bahwa akun yang banyak followers-nya, banyak yang suka," terang dia.

Ketiga, untuk bisnis. Bisnis-bisnis akun Instagram yang digunakan untuk endorse telah banyak. Mungkin hal ini juga yang menjadi salah satu Instagram melakukan uji coba itu.

"Dan yang keempat, saya melihat Instagram sudah mulai mencoba menghadirkan konten-konten yang senatural mungkin. Karena begitu pentingnya konten di Instagram. Artinya penghargaan terhadap privasi mulai diterapkan oleh mereka," jelasnya yang juga sebagai dosen di UIN Jakarta.

Baca Selanjutnya: Terapkan Uji Coba...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Instagram
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini