Advertisement
Tomat yang menjadi keribuatan di internal NASA akhirnya terkuak.
Para astronot telah menghabiskan delapan bulan mencari tomat yang hilang di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).
Pencarian ini akhirnya membuahkan hasil. Tomat itu ditemukan.
Advertisement
Selama siaran langsung ISS pada bulan September, astronot Frank Rubio dituduh menghabiskan tomat itu.
Namun ia mengelak. Dirinya menyatakan bahwa dia telah menghabiskan berjam-jam mencari benda itu dan meyakinkan tomat tersebut suatu saat akn muncul dengan sendirinya.
Advertisement
Astronot Frank Rubio dikutip Indy100, Senin (11/12).
Pada Maret lalu, tomat itu panen di ISS. Namun kala itu rasanya kurang nyaman di lidah.
Sementara pekerja lain di stasiun luar angkasa mengambil sampel tomat setelah panen, bagian Rubio melayang di dalam kantong Ziploc sebelum dia sempat menikmatinya.
Pada bulan Oktober, beberapa minggu setelah Rubio mendarat kembali di Bumi setelah lebih dari satu tahun di luar angkasa (371 hari), Rubio mengungkapkan bahwa dia tidak pernah menemukan tomat selama berada di orbit.
“Kenyataannya – kelembapan di sana sekitar 17 persen – mungkin sudah kering hingga Anda tidak tahu apa itu. Mudah-mudahan seseorang akan menemukannya suatu hari nanti: benda kecil yang sudah layu,” jelas dia.
Advertisement
Space.com melaporkan bahwa selama siaran langsung pada hari Rabu, astronot NASA Jasmin Moghbell berkata:
“Teman baik kita Frank Rubio, yang [sudah] pulang, telah disalahkan selama beberapa waktu karena dituding memakan tomat. Tapi kita bisa membebaskannya dari tuduhan”.
“Kami menemukan tomatnya.”