Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengumumkan hasil lelang pita frekuensi radio 1,4 GHz.
Dari hasil seleksi tersebut, dua perusahaan swasta, MyRepublic dan Surge, keluar sebagai pemenang. Sebelumnya, selain kedua Perusahaan itu, ada Telkom yang juga ikut berebut.
Seleksi lelang yang berlangsung sejak 13 hingga 15 Oktober 2025 itu akan dilanjutkan ke tahap masa sanggah hingga Jumat, 17 Oktober 2025 pukul 15.00 WIB, sebelum hasilnya ditetapkan secara final oleh Menteri Komunikasi dan Digital.
“Dokumen tertulis harus disertai bukti yang memperkuat sanggahan dan disampaikan secara daring melalui sistem e-Auction,” jelas Tim Seleksi Frekuensi Radio 1,4 GHz Komdigi, dikutip Kamis (16/10).
Sebagai informasi, pita frekuensi 1,4 GHz ini nantinya akan dimanfaatkan untuk menghidupkan kembali layanan Broadband Wireless Access (BWA) atau akses internet nirkabel pita lebar.
Frekuensi tersebut diharapkan mampu menghadirkan layanan internet berkecepatan tinggi hingga 100 Mbps dengan tarif yang lebih terjangkau bagi masyarakat, terutama di wilayah yang belum sepenuhnya terjangkau jaringan fiber optik.
Advertisement
Untuk wilayah dengan potensi pasar digital terbesar ini, PT Telemedia Komunikasi Pratama (afiliasi Surge/WIFI) menjadi penawar tertinggi dengan nilai Rp403,76 miliar.
Angka ini mengungguli Telkom (Rp399,76 miliar) dan PT Eka Mas Republik (Rp331,77 miliar). Regional I mencakup Zona 4 (Banten, Jakarta, Kota/Kabupaten Bogor, Depok, Bekasi) dan Zona 5 (Provinsi Jawa Barat di luar wilayah Bogor–Depok–Bekasi).
Wilayah ini dianggap strategis karena menyumbang sekitar 70 persen penetrasi pasar digital nasional, terutama pada segmen pengguna menengah ke bawah.
Advertisement
Hasil seleksi Regional II dimenangkan oleh PT Eka Mas Republik (MyRepublic) dengan nilai penawaran Rp300,89 miliar. Perusahaan ini mengungguli Telkom (Rp259,99 miliar) dan WIFI (Rp136,71 miliar).
Regional II mencakup Zona 1 hingga Zona 8, yang meliputi: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, serta wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Dengan kemenangan ini, MyRepublic berpeluang memperluas jangkauan internet broadband hingga ke kawasan Indonesia bagian barat dan tengah.
Advertisement
Untuk Regional III, Eka Mas Republik kembali muncul sebagai pemenang dengan penawaran Rp100,89 miliar, mengalahkan Telkom (Rp80,05 miliar) dan Telemedia (Rp64,41 miliar).
Cakupan wilayah Regional III meliputi:
Zona 11–12 (Sulawesi Barat, Selatan, Tenggara, Utara, Gorontalo, Tengah)
Zona 13–14 (Kalimantan Barat, Tengah, Selatan, Timur, Utara).
Dengan demikian, Eka Mas Republik berhasil mendominasi dua dari tiga wilayah utama lelang frekuensi 1,4 GHz ini.