Saat di CT Scan ada Benda Asing di Perut Pria ini, Setelah Dioperasi Ditemukan Belut Panjangnya 30 Cm
Perut pria ini tiba-tiba mengeras seperti papan. Saat di CT Scan ada benda asing di dalamnya.
Seorang pria berusia 33 tahun dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis setelah dokter menemukan seekor belut hidup sepanjang 30 sentimeter di rongga perutnya. Insiden yang terjadi di Provinsi Hunan ini memaksa tim medis melakukan operasi darurat demi menyelamatkan nyawanya.
Menurut laporan Huaihua Daily melalui OddityCentral, Selasa (8/7), pasien tiba di Rumah Sakit Pertama Universitas Kedokteran Hunan dengan wajah pucat, keringat deras, dan keluhan nyeri perut hebat.
Hasil pemindaian CT scan menunjukkan adanya benda asing yang menembus dinding usus dan masuk ke rongga perut. Pemeriksaan fisik mendapati perut pria tersebut keras seperti papan. Indikasi kuat adanya peritonitis atau infeksi serius pada selaput rongga perut.
Operasi Darurat dan Temuan Mengejutkan
Melihat risiko komplikasi fatal, dokter memutuskan melakukan operasi laparoskopi segera. Selama prosedur, tim bedah terkejut mendapati belut hidup berenang di antara organ-organ vital.
Belut itu diketahui telah menembus dinding kolon sigmoid, menciptakan luka serius pada usus. Dokter menggunakan alat penjepit khusus untuk mengekstraksi hewan tersebut, kemudian menjahit kembali lubang pada usus dan membilas rongga perut dengan larutan antiseptik guna mencegah infeksi lebih lanjut.
Pasien dilaporkan stabil usai operasi dan diperbolehkan pulang setelah masa perawatan. Pihak rumah sakit tidak merinci kondisi belut usai diangkat, ataupun memberikan keterangan lengkap soal bagaimana belut itu bisa masuk ke dalam saluran pencernaan.
Spekulasi dan Reaksi Publik
Meski kronologi rinci tidak dijelaskan resmi oleh dokter, spekulasi cepat beredar di media sosial Tiongkok. Banyak warganet menduga cara masuknya belut terkait tindakan sengaja atau insiden tak pantas.
Ini bukan kali pertama insiden semacam ini terjadi di China. Beberapa laporan medis terdahulu juga mencatat kasus serupa, di mana belut atau hewan air lainnya ditemukan masuk ke saluran pencernaan manusia—seringkali akibat praktik berbahaya, iseng, atau mitos pengobatan alternatif.
Dokter mengingatkan bahwa benda asing di dalam saluran pencernaan, terutama hewan hidup, bisa menyebabkan kerusakan parah, perforasi usus, hingga peritonitis. Kondisi ini memerlukan tindakan bedah mendesak untuk mencegah sepsis dan kematian.