Bukan Karena Disantet, Tubuh Wanita Ini Simpan Jarum selama 11 Tahun

Seorang ibu yang telah mengalami sakit fisik selama 11 tahun tercengang setelah mengetahui bahwa tubuhnya menyimpan jarum dan benang selama bertahun-tahun. Apa penyebabnya?

Rita
Oleh Rita - Reporter
Bukan Karena Disantet, Tubuh Wanita Ini Simpan Jarum selama 11 Tahun
Bukan Karena Disantet, Tubuh Wanita Ini Simpan Jarum selama 11 Tahun. ©2023 Merdeka.com

Seorang wanita yang telah mengalami sakit fisik selama 11 tahun tercengang setelah mengetahui bahwa tubuhnya menyimpan jarum dan benang selama bertahun-tahun.

Kisah ini dialami oleh perempuan berusia 39 tahun bernama María Aderlinda Forero. Setelah melahirkan anak keempatnya, Forero mengalami peningkat saluran tuba sehingga dia dinyatakan tidak bisa hamil lagi dan harus menjalani prosedur ligasi tuba atau operasi penutupan tuba falopi.

Operasi ini berhasil dia lewati tanpa kendala apapun pada tahun 2012 lalu. Namun, Forero mulai mengalami sakit parah dalam beberapa hari setelah operasi ligasi tuba itu dilakukan.

Forero mengaku mengalami rasa sakit yang meningkat secara bertahap selama beberapa waktu. Awalnya, dia diberi resep acetaminophen untuk mengurangi rasa sakitnya itu. Namun, ketika kondisinya makin memburuk, dokter memberinya obat penghilang rasa sakit yang lebih kuat seperti meloxicam.

Forero, yang tinggal di desa pedesaan San Isidro, Kolombia, mengatakan rasa sakit yang dia alami ini sangat kuat sehingga membuatnya tidak bisa tidur atau bahkan bergerak. Efek sakitnya ini juga sangat berpengaruh terhadap pekerjaan yang dia lakukan.

Setelah bertahan selama lebih dari satu dekade tanpa tau penyebab rasa sakitnya, akhirnya Forero berhasil mengetahui apa yang membuatnya sakit selama itu.

Dilansir dari Indy100, Senin (15/5), kondisi Forero akhirnya berhasil didiagnosis setelah dia menjalankan USG dan pemindaian MRI, dan hasilnya sangat mengejutkan para dokter bahkan dirinya sendiri.

Hasil pemeriksaan yang dijalani Forero menunjukan bahwa yang membuatnya sakit selama lebih dari 4000 hari adalah sebuah jarum dan benang. Diduga kedua benda ini tertinggal sejak Forero menjalankan operasi terakhirnya yaitu saat penutupan tuba falopi.

Reporter magang: Safira Tiur Margaretha

Rekomendasi