3 Tema Konten Bakal Laris di Instagram 2023

Jelang 2023, Instagram memproyeksikan tiga tema konten yang akan menjadi tren tahun depan. Revie Sylviana, Director Creator Partnership Southeast Asia Meta menyampaikan konten-konten itu masih tentang makanan dan wisata. Ia beralasan, tagar mengenai tema-tema konten tersebut masih menjadi popular di Instagram.

Rita
Oleh Rita - Reporter
3 Tema Konten Bakal Laris di Instagram 2023
Ilustrasi Instagram. ©2016 Merdeka.com

Jelang 2023, Instagram memproyeksikan tiga tema konten yang akan menjadi tren tahun depan. Revie Sylviana, Director Creator Partnership Southeast Asia Meta menyampaikan konten-konten itu masih tentang makanan dan wisata. Ia beralasan, tagar mengenai tema-tema konten tersebut masih menjadi popular di Instagram.

"Wisata dan kuline masih akan menjadi primadona. Tagar Pesona Indonesia, misalanya. 37 persen Gen Z Indonesia men-drive tagar ini," ungkap dia.

Kemudian tagar Bali, yang menurut laporan Meta digunakan 20.000 lebih banyak dari tahun lalu. Instagram mencatat ada 40 persen Gen Z memakai tagar kuliner dan tagar ini dipakai 6.000 lebih banyak dibandingkan 2021.

Yang menarik adalah dari sisi pemakaian lagu-lagu. Menurut Revie, lagu-lagu lokal justru digemari Gen Z untuk dibagikan di Reels Instagram. Hal ini didukung dengan data di mana 1 dari 2 Gen Z yang menggunakan lagu Dunia Tipu Tipu dari Yura Yunita untuk kontennya. Lalu, 1/3 dari mereka ternyata menyukai juga lagu Ojo Dibandingke yang dinyanyikan oleh Farel Prayoga.

Selain itu, ada lagu Full Senyum Sayang dari Evan Loss, I Love Mama Mantu dari Bulan Sutena, lalu lagu yang dibawakan Tulus yakni Hati-hati di Jalan. Begitu juga dengan tarian Mendung Tanpo Udan juga sukses menarik perhatian pengguna di Indonesia.

Tren lain yang juga diperkirakan akan ramai di Instagram tahun depan adalah soal elemen Web3, seperti avatar, AR (Augmented Reality), VR (Virtual Reality), serta NFT. Sebab, 65 persen Gen Z Indonesia diketahui ingin melihat lebih banyak fitur VR di Instagram.

Instagram mencatat, Gen Z di Indonesia cukup banyak yang memperlihatkan konten otentik dan dipersonalisasi dengan bermain avatar maupun AR Filter. Saat ini, ada dua AR filter hasil kreator lokal yang paling banyak digunakan Gen Z Indonesia, yakni Kasat Mata dan ID Flag.

Sumber: Liputan6/Agustinus M. Damar

Rekomendasi