Modalku Rilis Layanan Paylater untuk Kebutuhan Usaha, Bisa Tanpa Agunan Loh

Modalku, platform pendanaan digital di Indonesia, merilis produk baru, Modalku Virtual Credit. Ini fasilitas paylater untuk mendukung kebutuhan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Syakur Usman
Oleh Syakur Usman - Reporter
Modalku Rilis Layanan Paylater untuk Kebutuhan Usaha, Bisa Tanpa Agunan Loh
Modalku. ©Liputan6.com/Bawono Yadika

Modalku, platform pendanaan digital di Indonesia, merilis produk baru, Modalku Virtual Credit. Ini fasilitas paylater untuk mendukung kebutuhan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Fasilitas Modalku Virtual Credit dapat digunakan baik oleh UMKM individual maupun badan usaha (PT/CV) untuk mengelola dan mengontrol arus kas usaha dengan akses mudah.

Iwan Kurniawan, Co-Founder & COO Modalku, mengatakan kami konsisten mengamati perkembangan industri pendanaan digital dan menemukan kebutuhan konsumen terhadap
produk finansial yang tersedia saat ini. Modalku Virtual Credit merupakan inovasi untuk mempermudah para pelaku UMKM untuk memenuhi kebutuhan bisnisnya.

"Harapannya, dengan Modalku Virtual Credit, pelaku UMKM dapat dibantu dalam meningkatkan volume penjualan, operasional, serta keuntungan bisnis,” ujar Iwan dalam rilisnya, kemarin.

Detailnya, Modalku Virtual Credit merupakan fasilitas paylater bisnis berupa layanan pinjaman yang diberikan dalam bentuk limit kredit, yang dapat digunakan untuk bertransaksi secara digital di platform atau supplier online/offline. Dengan proses persetujuan cepat, fasilitas ini dapat digunakan untuk menambah stok barang, mengembangkan usaha, dan kebutuhan mendesak para pelaku UMKM.

Limit kredit yang ditawarkan bervariasi. Kategori UMKM individual bisa mendapat limit kredit hingga Rp 100 juta, sementara untuk UMKM badan usaha limit kreditnya hingga Rp 500 juta.

Menariknya, fasilitas ini dapat diajukan pelaku usaha UMKM tanpa perlu agunan.

“Dengan fasilitas paylater untuk bisnis ini, kami bertujuan untuk memberikan keleluasaan kepada UMKM agar mendapat tempo yang lebih panjang dan membantu UMKM mengontrol arus kas dengan lebih baik karena pemasukan atau piutang yang sering bersifat fluktuatif dari waktu ke waktu. Kami berharap fasilitas ini dapat digunakan secara optimal oleh UMKM sehingga lebih memudahkan melakukan transaksi,” tambah Arthur Adisusanto, Head of Growth and Partnership Modalku.

Dalam menjalankan bisnis, para pelaku UMKM perlu untuk mengatur keuangannya. Salah satunya, menjaga arus kas usaha. Problem yang sering terjadi adalah minimnya pengetahuan terkait pengelolaan arus kas sehingga dapat menimbulkan kerugian.

Lead Financial Trainer QM Financial Ligwina Hananto berpendapat, solusi dari kehadiran platform pendanaan digital tentu harus diimbangi dengan edukasi, mulai dari perencanaan kebutuhan keuangan, cara mengelola, dan pengawasannya. Memasuki era teknologi, masyarakat juga harus lebih memahami dan cermat dalam memilih platform pendanaan yang terdaftar di OJK. Serta pastikan fasilitas yang ditawarkan sesuai untuk pemenuhan kebutuhan bisnis.

"Meski ada banyak opsi untuk pengajuan pinjaman, pastikan untuk tetap bertanggung jawab terhadap pinjaman yang diajukan,” katanya.

Modalku menyediakan layanan pendanaan digital, dimana peminjam (UMKM yang berpotensi) bisa mendapatkan pinjaman modal usaha tanpa jaminan hingga Rp 2 miliar yang didanai oleh pendana platform (individu atau institusi yang mencari pendanaan) melalui pasar digital.

Selain di Indonesia, Modalku juga beroperasi di Singapura, Malaysia, dan Thailand dengan nama Funding Societies. Sampai saat ini, Grup Modalku telah berhasil mencapai penyaluran pinjaman usaha sebesar Rp 26,47 triliun kepada lebih dari 4,8 juta transaksi pinjaman UMKM.

Rekomendasi