Beberapa waktu yang lalu, browser besutan Mozilla yakni Firefox kedapatan memiliki bug. Hal ini ditemukan oleh Chris Moberly yang merupakan peneliti keamanan dari Australia.
Chris menjelaskan, bug di Mozilla ini dapat disalahgunakan pelaku kejahatan untuk membajak semua browser Firefox versi Android di jaringan Wi-Fi yang sama. Pelaku juga dapat memaksa pengguna untuk mengakses berbagai situs berbahaya, seperti laman web yang digunakan untuk aksi phishing, sebagaimana dikutip dari ZDnet via Tekno Liputan6.com.
Chris sendiri sudah melaporkan temuan bug di Firefox ini langsung ke Mozilla pada musim panas tahun ini. Mozilla juga sudah memperbaiki bug itu lewat pembaruan Firefox 79, walau dikhawatirkan masih ada pengguna yang belum meng-update aplikasi tersebut di perangkat Android mereka.
Perusahaan mengatakan, pengguna Android yang memakai browser Firefox di perangkatnya untuk dapat segera melakukan update ke versi terkini.
Advertisement
Lebih lanjut, Chris sedikit menjelaskan skenario saat penjahat siber menyalahgunakan bug di browser Mozilla ini. Ia mencontohkan, hacker dapat berkunjung ke bandara atau mal, tersambung dengan jaringan Wi-Fi, dan menyebarkan spam ke jaringan internet lewat laptop pelaku.
Tanpa diketahui oleh pemilik Android yang memakai browser Firefox, serangan tersebut dapat membajak peramban dan membawa mereka ke situs berbahaya.
Lebih lagi, pelaku dapat memaksa korbannya untuk memasang atau meng-install extensi Firefox yang berbahaya.
Sumber: Liputan6.com
Reporter: Yuslianson