Di wilayah Asia Tenggara, Grab semakin mengukuhkan posisi sebagai startup terbaik. Terlebih lagi setelah memperoleh suntikan dana dari Softbank Vision Fund senilai US$ 1,5 miliar atau senilai Rp 20 triliun. Tentu saja, tambahan tersebut makin meningkatkan valuasi Grab secara signifikan dari US$ 11 miliar pada Desember 2018, menjadi US$ 14 miliar atau setara Rp 196 triliun.
Tentu saja pencapaian tersebut menjadikan Grab sebagai satu-satunya startup di Asia Tenggara yang mencapai level Decacorn. Sebutan ini di dunia startup diperuntukkan bagi sebuah perusahaan yang valuasinya berhasil mencapai US$10 miliar atau setara dengan Rp140 triliun.
Setelah itu, presiden Ming Maa mengungkapkan jika step selanjutnya Grab menargetkan tahun ini untuk memetik pendapatan hingga US$ 2 miliar atau setara Rp 28 triliun. Tak mengherankan apabila Everyday Superapp tersebut makin meningkatkan kualitas servis. Misalnya dengan melengkapi fitur berkat kehadiran GrabTaxi, GrabExpress, GrabFresh, hingga berkolaborasi dengan layanan video streaming terkemuka HOOQ.
Mengenai level Decacorn yang berhasil diraih Grab, kamu tentu sebelumnya seringkali mendengar istilah Unicorn, kan? Nah, Decacorn ini bila dilihat dari segi pendapatan, capaiannya melebihi Unicorn hingga 10 kali lipatnya, lho. Membanggakan sekali, bukan? Bagaimana tidak? Aplikasi yang setiap hari menemani kamu ternyata berhasil menorehkan kebanggaan di dunia startup.
Sebagai bentuk terima kasih, para pengguna Grab berhak memperoleh promo menyenangkan yakni diskon #LEVELDECACORN hingga 70% untuk semua layanan Grab.