Hiu super langka muncul di Australia, pamer wajah buruk rupa

Hiu langka ini diperkirakan sudah ada sejak 125 juta tahun silam

Bramy Biantoro
Oleh Bramy Biantoro - Reporter
Hiu super langka muncul di Australia, pamer wajah buruk rupa
Hiu Goblin langka. © Australian Museum

Beberapa spesies hiu tergolong sangat langka, misalnya hiu 'Goblin'. Manusia diklaim hanya pernah menemukannya empat kali, salah satunya di Australia.

Bulan Januari lalu, pemancing Australia tidak sengaja menangkapnya di sekitar pantai Eden, Australia bagian tenggara. Kini, hiu Goblin nomor empat di dunia itu diserahkan ke museum setempat. Dan untuk pertama kalinya wajah pemangsa buruk rupa ini dipamerkan ke dunia.

Mark McGrouther, manajer dari Museum Australia bagian koleksi ikan , telah mengunggah video hiu Goblin tersebut ke internet. Dan hanya dalam waktu singkat, video dan foto-foto hiu Goblin itu menghebohkan internet.

Hiu Goblin jantan berukuran 1,26 meter tersebut terlihat sangat menakutkan karena mempunyai gigi-gigi runcing yang menonjol ke depan. Apalagi, di kepalanya terdapat tanduk bak ujung tombak.

Menariknya, menurut penelitian, 'tombak' hiu Goblin dipakai untuk mendeteksi aliran listrik yang dibuat oleh mangsanya, yakni kepiting, cumi-cumi, dan udang kecil. Bisa dikatakan tombak itu berfungsi bak detektor metal.

Berbeda dengan hiu kebanyakan yang mempunyai sisik keras, hiu Goblin mempunyai kulit yang cukup lembut berwarna merah muda. Insangnya pun tidak berwarna merah, melainkan biru.

Hiu Goblin tergolong hiu prasejarah karena diperkirakan sudah ada sejak 125 juta tahun silam, Phys.org (03/03). Informasi detail tentang spesies ini pun masih sangat sedikit, mengingat mereka hidup di kedalaman 900 meter atau hampir satu kilometer di bawah permukaan laut.

Sebelum Australia, hiu Goblin dilaporkan terlihat di kawasan laut Pasifik, lepas pantai Jepang, dan Selandia Baru.

Rekomendasi