Tentunya siapa saja yang pernah memakai Windows XP akan menemui satu wallpaper default yang bernama Bliss. Seiring dengan akan habisnya masa edar Windows XP, semua hal termasuk masalah wallpaper Bliss ini juga bermunculan.Pada tanggal 24 Juni 1996, seorang fotografer dari HighTurn bernama Charles O'Rear yang juga salah satu pendiri dari National Geographic telah mengabadikan satu pemandangan di Sonoma County, California, Amerika Serikat.Sesaat setelah mengabadikan foto dengan format landscape tersebut, O'Rear menjual dan mengunggahnya di Corbis, salah satu layanan jual-beli foto secara online milik Microsoft.Sesaat setelah perjanjian jual-beli antara pihak Microsoft dan O'Rear terjadi, Microsoft menyatakan bahwa O'Rear tidak berhak lagi mengatakan bahwa foto itu adalah miliknya atau hanya sekadar mengaku-ngaku bahwa dia adalah orang pertama yang mengabadikan bukit hijau tersebut.Sesudah menjadi hak milik Microsoft, tim desain dari perusahaan satu ini mengubah tampilan asli foto tersebut agar terlihat lebih cantik lagi dengan menambahkan awan, menambah pencahayaan sampai dengan mengubah warna rumput yang awalnya lebih didominasi dengan warna kuning.Juga, Microsoft tidak pernah menjelaskan kepada O'Rear bahwa foto tersebut nantinya akan digunakan sebagai wallpaper default Windows XP.Namun apa yang dapat dikata, setelah mengetahui fotonya digunakan sebagai wallpaper Windows XP, O'Rrear tidak dapat menuntut atau juga meminta ganti rugi kepada Microsoft atas penggunaan foto tersebut di produknya yang sangat populer itu.Dan apabila mengetahui sejak awal, O'Rear akan meminta royalti sebesar 1 sen atas setiap produk Windows XP yang dipasarkan.
Seputar Windows XP dan wallpaper Bliss-nya
Awalnya foto tersebut hanya sebuah bukit menguning dan tidak seindah yang dipakai Windows XP pada umumnya.
Rekomendasi