Lagi, eks bos Apple katakan serius mau kuasai BlackBerry

Jika saja tak diakuisisi Fairfax, Sculley menyatakan siap menampung BlackBerry.

Alvin Nouval
Oleh Alvin Nouval - Reporter
Lagi, eks bos Apple katakan serius mau kuasai BlackBerry
John Sculley. ©2012 Merdeka.com

Akhir Oktober lalu, eks bos Apple, John Sculley, pernah menyatakan berminat untuk membeli BlackBerry. Ternyata, apa yang disampaikannya ini sebenarnya bukan main-main.

Seperti yang dilansir CrackBerry (6/11), Bloomberg Surveillance melaporkan bahwa Sculley sebenarnya bisa saja membeli BlackBerry pada 4 November lalu. Saat itu, katanya, dirinya sudah mengajak beberapa investor untuk mengumpulkan uang dan membeli perusahaan asal Waterloo tersebut.

"Kami saat itu sangat yakin karena memiliki cukup dana untuk membeli BlackBerry, namun kami tak memikirkan bahwa Prem Watsa dari Fairfax tak mampu membeli BlackBerry secara penuh, sehingga saat itu kami menunggu hingga adanya kemungkinan harga jual BlackBerry menurun dan atau adanya penawar lain," katanya.

Sebelumnya, ada rumor yang menyatakan bahwa Sculley telah mengajukan penawaran pada BlackBerry. Sementara itu, banyak orang menilai bahwa Sculley adalah orang yang tepat menangani perusahaan yang kini dipimpin oleh Thorsten Heins.

Hal ini didorong oleh prestasi Sculley sendiri yang bisa dikatakan cukup baik saat menangani Apple kala itu. Kini, ada satu pihak lagi yang dikabarkan meminati BlackBerry, setelah sebelumnya Lenovo, Cisco, Google, dan Fairfax Financial Holdings, yang dihubungkan dengan pembelian perusahaan asal Kanada itu.

Namun, BlackBerry ternyata jatuh juga ke tangan orang asli Kanada, Prem Watsa, melalui Fairfax Financial. Saat itu, BlackBerry resmi diberikan investasi dalam bentuk utang senilai USD 1 miliar.

Rekomendasi