Fairfax Financial batal akuisisi BlackBerry?

Hal ini dikarenakan Fairfax tak miliki cukup uang untuk akuisisi.

Alvin Nouval
Oleh Alvin Nouval - Reporter
Fairfax Financial batal akuisisi BlackBerry?
BlackBerry diakuisisi Fairfax Financial. ©2013 Merdeka.com

Fairfax Financial sepertinya akan gagal dalam hal akuisisi BlackBerry. Kandidat yang banyak dijagokan ini kabarnya tak mampu penuhi harga yang ditawarkan BlackBerry.

Seperti yang dilansir oleh CrackBerry (1/11), Reuters melaporkan bahwa beberapa bank besar di Kanada enggan dalam mengeluarkan uangnya untuk dipinjam oleh Fairfax. Padahal, uang pinjaman ini diperlukan untuk akuisisi BlackBerry.

Adapun keengganan dari bank tersebut dikarenakan makin menurunnya pendapatan yang dibukukan BlackBerry. Memang, akibat BlackBerry 10 gagal penuhi ekspektasi, Blackberry jadi makin merana.

Saat ini sendiri Fairfax Financial disebutkan hanya mampu menyakinkan Bank of America dan BMO Capital Markets saja untuk meminjamkan uangnya guna membeli BlackBerry. Sementara, kreditur lainnya menyatakan tak akan ikut dalam akuisisi BlackBerry.

Keadaan makin parah saja mengingat sebelumnya dua pendiri RIM, Mike Lazaridis dan Doug Fregin dikabarkan akan mengakuisisi BlackBerry dengan bantuan Cerberus Capital. Padahal, Lazaridis dan Prem Watsa, pemilik Fairfax adalah kawan lama.

Sampai saat ini sendiri ada beberapa peminat yang dikabarkan siap memboyong BlackBerry dari keterpurukan. Ada nama yang serius seperti Fairfax Financial dan Cerberus Capital, namun banyak juga nama besar seperti Google hingga Samsung yang dikabarkan juga berminat untuk menguasai aset BlackBerry.

Rekomendasi