Menikmati akses broadband 100 Mbps di IGF 2013

Ini merupakan akses internet tercepat yang pernah hadir di Indonesia.

Arif Pitoyo
Oleh Arif Pitoyo - Reporter
Menikmati akses broadband 100 Mbps di IGF 2013
internet. ©2012 Merdeka.com

Ada yang berbeda dengan pelaksanaan Internet Governance Forum (IGF) di hari kedua, yang mana akses internet kabel sangat mencengangkan meskipun akses nirkabelnya masih sedikit kurang lancar.

Seakan tak percaya, dari layar monitor laptop merdeka.com di media center, terpampang kecepatan 100 Mbps yang stabil sepanjang hari. Sebagai gambaran, kecepatan akses data Long Term Evolution (LTE) seluler saja maksimal hanya 32 Mbps yang dalam praktiknya bisa turun sampai 10 Mbps.

Koneksi kabel Speedy pun paling banter bisa dapat 1 Mbps, apalagi akses 3G yang masih bermain di bawah 500 Kbps. Maka wajar saja bila sejumlah wartawan tersenyum, karena dengan kecepatan akses begitu, bisa mengakses streaming seluruh venue di acara IGF dengan lancar dan tanpa buffering.

Biasanya, kecepatan 100 Mbps hanya ada pada hubungan antar LAN (local area network). Di Indonesia, layanan berkecepatan serupa sebenarnya disediakan oleh First Media. Namun, aksesnya sampai terminal akhir jelas berkurang meskipun masih tetap merupakan kecepatan yang bombastis di negara dengan kecepatan rata-rata internet 1,5 Mbps menurut State of the Internet yang dipublikasikan oleh Akamai.

Sayangnya, akses kabel tersebut tidak diikuti dengan akses nirkabel. Hal ini diduga karena banyaknya pengguna dalam ajang IGF tersebut yang mencakup 2.200 peserta dari 109 negara sehingga kecepatan yang sebenarnya kencang menjadi berkurang.

Layanan internet kabel tersebut disediakan oleh Indosat .Dukungan Indosat diberikan melalui penyediaan fasilitas telekomunikasi berupa layanan bandwidth internet international (INP-Indosat Network Provider) 155 Mbps.

Indosat Network Provider (INP) merupakan layanan jaringan IP Transit ke internet global melalui jaringan 1st tier upstream dan peering partners untuk internet service provider (ISP), operator telekomunikasi, universitas dan institusi lain yang memiliki Autonomous System (AS) Number.

Jasa Layanan INP yang Indosat miliki terhubung langsung dengan multiple Tier-1 Provider, sehingga memiliki kehandalan yang sangat baik didukung juga dengan adanya POP (Point of Presence) yang ada di Singapura dan Hong Kong sebagai gateway interkoneksi.

Rekomendasi