Setelah setahun lebih mengumumkan pengunduran dirinya sebagai CEO di Research In Motion (RIM - nama BlackBerry dulu), Mike Lazaridis kembali mengeluarkan pernyataannya mengenai masa depan dirinya di BlackBerry.
Seperti yang dilansir oleh BGR (28/3), setelah mengumumkan pendapatan kuartal pertama dari perusahaan yang didirikannya, Mike Lazaridis kembali berkomentar mengenai posisinya. Dalam kesempatan tersebut. Mike mengatakan bahwa dirinya akan mundur sepenuhnya dari BlackBerry pada awal Mei mendatang.
Lazaridis sendiri sebenarnya merupakan sosok yang berjasa dalam BlackBerry. Ketika dulu masih bernama RIM, bersama dengan Jim Balsillie, mereka menjadi inovator dalam dunia smartphone khusus pebisnis dengan mengeluarkan BlackBerry.
Namun, ketika keadaan semakin sulit dan BlackBerry sudah tidak bisa bersaing lagi dengan smartphone lainnya, Lazaridis memilih untuk mundur. Posisinya ini pun digantikan oleh Thorsten Heins yang berjasa membawa angin segar dengan BlackBerry 10.
Terkait mundurnya Lazaridis ini, Heins selaku CEO BlackBerry yang baru menyatakan bahwa dirinya dan Kanada merasa sangat berterima kasih terhadap Lazaridis.
"Mike merevolusi industri komunikasi mobile dan menjadi salah seorang inovator kawakan di Kanada. Saya menaruh hormat untuk hasratnya mendedikasikan seluruh tenaganya untuk perusahaan ini," kata Heins.