Orang Tajir di Bisnis Teknologi yang Ogah Kasih Warisan ke Anaknya, Lebih Manfaat Buat Amal

Berikut deretan miliarder teknologi yang enggan wariskan hartanya ke anak-anaknya.

Fauzan Jamaludin
Oleh Fauzan Jamaludin - Reporter
Orang Tajir di Bisnis Teknologi yang Ogah Kasih Warisan ke Anaknya, Lebih Manfaat Buat Amal
Orang Tajir di Bisnis Teknologi yang Ogah Kasih Warisan ke Anaknya, Lebih Manfaat Buat Amal (Merdeka.com)

Mereka cenderung lebih baik digunakan untuk beramal. Membantu dunia keluar dari masalah dengan pendanaan yang dimillikinya.
 
Mereka melakukan ini lantaran percaya bahwa uang tidak boleh diberikan kepada anak-anak. Ada yang menanggap hanya Sebagian saja diberikan anak-anaknya. Oleh sebab itulah, kekayaan yang dimilikinya akan disumbangkan. 

Mengutip Business Insider, Jumat (19/7), berikut adalah orang-orang kaya dunia yang enggan memberikan warisannya kepada anak-anaknya.
 
Bill Gates
Bersama mantan istrinya, Melinda, hanya akan memberikan sebagian kecil dari kekayaannya kepada anak-anak mereka. Bill Gates memiliki harta sebesar USD 135 miliar atau Rp 2.000 Trilun.
 
Mark Zuckerberg
Bersama istrinya, Priscilla Chan, telah menandatangani Giving Pledge untuk menyumbangkan sebagian besar kekayaan mereka. Menurut catatan, Mark punya kekayaan USD 175.9 miliar atau Rp 2.862 triliun.

Elon Musk
Bahkan kabarnya Elon Musk menyatakan bahwa ia akan menggunakan kekayaannya untuk proyek-proyek besar dan filantropi.

Kekayaan Bos Tesla dan SpaceX ini ialah USD 205,6 miliar atau Rp 3.336 Triliun.
Warren Buffet
Ia telah menyatakan akan menyumbangkan 99 persen kekayaannya untuk tujuan filantropi.

Sebagaimana diketahui pada Juni 2024, ia tercatat memiliki jumlah harta USD 135 miliar atau Rp 2.000 Triliun.
Rekomendasi