Masyarakat Diimbau Cermat Pilih Pinjaman Digital Jelang Libur Sekolah dan Tahun Ajaran Baru

Kondisi tersebut mendorong sebagian masyarakat memanfaatkan layanan pinjaman digital untuk memenuhi kebutuhan keuangan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Masyarakat Diimbau Cermat Pilih Pinjaman Digital Jelang Libur Sekolah dan Tahun Ajaran Baru
Masyarakat Diimbau Cermat Pilih Pinjaman Digital Jelang Libur Sekolah dan Tahun Ajaran Baru (Merdeka.com)

Memasuki pertengahan tahun, masyarakat dihadapkan pada meningkatnya kebutuhan pengeluaran, mulai dari biaya liburan sekolah hingga persiapan tahun ajaran baru. Kondisi tersebut mendorong sebagian masyarakat memanfaatkan layanan pinjaman digital untuk memenuhi kebutuhan keuangan.

Di tengah tingginya kebutuhan pembiayaan, masyarakat diingatkan agar lebih cermat dalam memilih layanan pinjaman daring. Selain memperhatikan besaran bunga, calon peminjam juga perlu memahami biaya administrasi, tenor, serta total kewajiban pembayaran agar tidak menimbulkan beban keuangan di kemudian hari.

Direktur Utama PT Lentera Dana Nusantara, Jonathan Christianto, mengatakan transparansi menjadi salah satu aspek penting dalam membantu masyarakat mengambil keputusan finansial.

"Kami memahami bahwa seiring meningkatnya inklusi dan literasi finansial di Indonesia, transparansi biaya menjadi salah satu pertimbangan penting bagi masyarakat dalam memilih layanan pinjaman daring. Pengguna perlu memahami komponen biaya, tenor, hingga rincian pembayaran agar dapat menyesuaikan keputusan finansial dengan kemampuan mereka," kata Jonathan.

Menurut dia, meningkatnya literasi keuangan membuat masyarakat kini tidak hanya mencari proses pinjaman yang cepat, tetapi juga informasi yang jelas mengenai seluruh biaya yang harus dibayarkan sejak awal.

Salah satu layanan yang mengedepankan transparansi biaya adalah SPinjam melalui kampanye "JELAS TANPA JEBAKAN". Untuk pinjaman pertama, layanan tersebut menawarkan bunga tetap mulai 1,8 persen per bulan atau setara 0,06 persen per hari tanpa biaya administrasi.

Dengan skema tersebut, pengguna dapat mengetahui estimasi cicilan sejak awal. Sebagai ilustrasi, pinjaman sebesar Rp1,5 juta dengan tenor tiga bulan memiliki cicilan sekitar Rp527 ribu per bulan, sedangkan tenor enam bulan sekitar Rp277 ribu per bulan.

Pengajuan pinjaman juga dapat dilakukan secara digital melalui aplikasi Shopee maupun ShopeePay. Pengguna cukup melakukan aktivasi, mengunggah KTP, melengkapi data diri, menjalani verifikasi wajah, serta memasukkan kode OTP sebelum proses peninjauan dilakukan.

Perusahaan menyebut proses verifikasi rata-rata dapat diselesaikan dalam waktu sekitar lima menit, meski durasinya dapat berbeda bergantung pada profil kredit masing-masing pengguna. Apabila disetujui, limit pinjaman akan langsung tersedia pada fitur SPinjam.

Meski proses pengajuan semakin mudah, masyarakat tetap diimbau menggunakan pinjaman secara bijak dengan mempertimbangkan kemampuan membayar serta memahami seluruh syarat dan ketentuan sebelum mencairkan dana.

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kesehatan keuangan, terutama saat kebutuhan rumah tangga meningkat menjelang musim liburan dan tahun ajaran baru.

Rekomendasi