Bagi banyak orang, beberapa menit tanpa ponsel di dekatnya bisa terasa seperti seumur hidup. Jika kecanduan ponsel semakin berlebihan, ada kabar baik.
Mengutip DailyMail, Senin (12/8), sebuah perangkat baru yang disebut sebagai ‘Sabuk Suci Ponsel’ pertama di dunia telah diluncurkan. Konon ini menjanjikan untuk melindungi pengguna HP dari godaan. Perangkat unik ini merupakan hasil inovasi dari aplikasi kesehatan pria, The Coach, dan akan dijual seharga USD$100 atau Rp 1,5 juta.
"Anda menguncinya di atas ponsel Anda dan memberikan kuncinya kepada seseorang yang Anda percaya. Ini melindungi Anda dari godaan," jelas Lindsay Stevens, juru bicara The Coach.
Sabuk Suci adalah perangkat yang digunakan oleh wanita di Abad Pertengahan untuk mencegah gangguan yang tidak diinginkan dan godaan seksual. The Coach mengambil inspirasi dari perangkat ini dengan sentuhan modern.
Alih-alih dipakai oleh wanita, sabuk kesucian ini dipasang melintasi bagian depan ponsel dan diamankan dengan kunci, yang kemudian dapat diberikan kepada seseorang yang Anda percaya.
Berbeda dengan casing ponsel tradisional yang tersedia dalam berbagai ukuran untuk model yang berbeda, sabuk kesucian ini dilengkapi dengan tali kulit yang dapat disesuaikan agar sesuai dengan perangkat Anda.
Versi pertama dari perangkat ini dirancang untuk smartphone, namun The Coach mengatakan bahwa versi lainnya mungkin akan tersedia di masa depan.
"The Coach juga telah memesan versi desain yang cocok untuk laptop dan desktop, sementara versi untuk ponsel Anda akan tersedia dalam format 'landscape' dan 'portrait',” jelasnya.
"Pada tahap ini, The Coach hanya menguji pasar dengan meluncurkan video produk dan gambar serta mengukur reaksi," tambah tim tersebut.
Peluncuran ini datang tak lama setelah survei mengungkapkan bahwa orang dewasa di Inggris lebih kecanduan menggunakan ponsel mereka dibandingkan dengan mereka yang di Prancis, Jerman, dan Amerika.
Sebuah survei yang mewakili 8.000 orang menunjukkan bahwa 44 persen orang dewasa di Inggris melihat ponsel mereka setiap jam, dibandingkan dengan 29 persen di Prancis, 25 persen di Jerman, dan 41 persen di Amerika.
Studi yang dilakukan oleh lembaga pemikir More In Common juga menemukan bahwa 14 persen orang dewasa di Inggris tidak bisa lebih dari 15 menit tanpa memeriksa ponsel mereka.
Dengan peluncuran perangkat ini, The Coach berharap dapat menawarkan solusi yang efektif bagi mereka yang ingin mengurangi ketergantungan pada ponsel dan kembali mengendalikan waktu mereka.
"Kami berharap perangkat ini bisa menjadi langkah pertama untuk membantu orang mengurangi kecanduan ponsel mereka," ujar Stevens.