Fintech Punya Data yang Lebih Kaya

Selasa, 2 April 2019 17:35 Reporter : Fauzan Jamaludin
Fintech Punya Data yang Lebih Kaya ilustrasi fintech. ©2018 thenextweb.com

Merdeka.com - Di era digital saat ini, data merupakan kunci untuk menentukan strategi ataupun memutuskan keputusan penting. Semua sektor industri membutuhkan hal itu. Termasuk juga perbankan.

Menurut Direktur Teknologi dan Operasi, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Indra Utoyo, untuk menghadapi era digital seperti sekarang, dibutuhkan data-data yang selalu memiliki pembaharuan. Data-data yang dimiliki perbankan pada umumnya, bukanlah data yang memiliki pembaharuan.

"Bank itu memang punya banyak data. Namun, data tersebut bukanlah data yang selalu memiliki pembaharuan setiap saat. Istilahnya itu hanya data struktur saja. Bukan data yang kaya informasi atau unstructured," jelasnya saat acara diskusi TIK-Talk yang digelar Dewan Teknologi dan Informasi Nasional (Wantiknas) di Jakarta, Selasa (2/4).

Lain hal dengan data yang dimiliki perusahaan financial technology (Fintech). Data yang dimiliki perusahaan tersebut lebih kaya akan informasi mengenai penggunanya. Sebab, semua aktivitas penggunanya dapat termonitor dengan jelas. Sehingga, keputusan penting untuk mengembangkan produk akan lebih cepat dan tepat.

"Kalau fintech itu datanya bagus. Mereka lebih bicara soal data yang kaya. Dengan banyak data, itu lebih enak. Kita bisa memutuskan keputusan dengan cepat," kata dia.

Maka dari itu, lanjut Indra, solusi untuk bisa mendapatkan informasi yang lebih update, adalah dengan masuk ke industri fintech. BRI pun telah melakukan cara itu melalui anak usahanya, BRI Agro dengan meluncurkan aplikasi Pinjaman Tenang (Pinang). Aplikasi Pinang ini diluncurkan pada akhir Februari lalu, memiliki plafon setara dengan layanan P2P milik fintech yakni mulai dari Rp 500.000 hingga Rp 20 juta dengan tenor 1-12 bulan.

"Caranya ya masuk ke Fintech. Seperti yang kami miliki melalui aplikasi Pinang ini," terangnya. [idc]

Topik berita Terkait:
  1. Fintech
  2. Teknologi
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini