Pemprov Sulsel Mulai Pembangunan RS Regional di Malino Gowa, Tingkatkan Akses Kesehatan

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) merealisasikan Pembangunan RS Regional Sulsel di Malino, Gowa, untuk memperluas akses pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah selatan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemprov Sulsel Mulai Pembangunan RS Regional di Malino Gowa, Tingkatkan Akses Kesehatan
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) merealisasikan Pembangunan RS Regional Sulsel di Malino, Gowa, untuk memperluas akses pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah selatan. (AntaraNews)

Pemprov Sulsel Mulai Pembangunan RS Regional di Malino Gowa

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) secara resmi memulai pembangunan Rumah Sakit (RS) Regional Wilayah Selatan. Proyek ini berlokasi di Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, dan merupakan program proyek tahun jamak (multiyears project/MYP).

Pembangunan RS Regional Sulsel ini dianggarkan sebesar Rp161 miliar. Langkah ini menjadi komitmen Pemprov Sulsel dalam memperluas akses pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah selatan Sulsel.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman menyatakan bahwa kehadiran rumah sakit regional ini akan menjadi solusi. Ini khususnya bagi masyarakat di wilayah perbatasan Gowa dengan sejumlah kabupaten di wilayah selatan, termasuk Sinjai dan Bulukumba.

Komitmen Perluas Akses Pelayanan Kesehatan

Gubernur Andi Sudirman menegaskan bahwa pembangunan RS Regional Wilayah Selatan ini adalah jawaban atas kebutuhan mendesak warga. Harapannya, rumah sakit ini akan menjadi fasilitas yang representatif bagi masyarakat di wilayah perbatasan, termasuk Sinjai, Bulukumba, dan wilayah Gowa.

Keberadaan rumah sakit ini akan secara signifikan mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dengan demikian, warga tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke Kota Makassar saat membutuhkan layanan rujukan medis.

“Banyak masyarakat kita nantinya tidak lagi harus dirujuk ke Kota Makassar, kemudian di tengah medan yang susah. Harapannya nanti terjangkau,” jelas Andi Sudirman.

Fasilitas Memadai dengan Standar Tipe B

RS Regional Wilayah Selatan ini direncanakan akan memiliki tipe C. Namun, fasilitasnya akan dilengkapi dengan peralatan dan sarana kesehatan yang memadai dengan standar pelayanan yang lebih tinggi, setara dengan rumah sakit tipe B.

Rumah sakit ini juga akan didukung oleh kehadiran dokter spesialis yang kompeten. “Tipenya C, tapi alat dan fasilitas kesehatan tipe kelas B, tentu yang memadai dan dokter spesialis. Ini menjadi harapan masyarakat dan meningkatkan indeks kesehatan yang memadai,” ujar Gubernur.

Pembangunan RS Regional Sulsel ini ditargetkan rampung pada tahun 2027. Pemprov Sulsel menargetkan fasilitas kesehatan ini dapat memperkuat sistem pelayanan dan rujukan kesehatan di kawasan selatan, sehingga pelayanan medis menjadi lebih merata dan berkualitas.

Atasi Tantangan Geografis dan Kegawatdaruratan

Andi Sudirman menjelaskan bahwa sejumlah wilayah di luar Kota Makassar, termasuk kawasan regional Mamminasata dan wilayah selatan Sulsel, masih menghadapi tantangan besar dalam mengakses rumah sakit rujukan. Kondisi geografis yang sulit dan jarak tempuh yang jauh kerap menjadi persoalan krusial.

Hal ini sangat terasa dalam situasi darurat, seperti kasus pendarahan pada ibu hamil atau kecelakaan, yang membutuhkan pertolongan medis secara cepat. Oleh karena itu, RS Regional Wilayah Selatan ini dibangun untuk memperkuat aksesibilitas pelayanan kesehatan.

Pembangunan ini juga bertujuan mempercepat penanganan kasus-kasus kegawatdaruratan. Ini merupakan salah satu langkah strategis Pemprov Sulsel untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih merata, tidak hanya terpusat di Kota Makassar, tetapi juga menjangkau masyarakat di daerah yang selama ini terbatas aksesnya.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi