Petenis putri kebanggaan Indonesia, Janice Tjen, harus menghentikan langkahnya di ajang turnamen WTA 500 Mubadala DC Open. Berpasangan dengan petenis China, Shuai Zhang, mereka takluk di babak semifinal ganda putri. Pertandingan tersebut berlangsung di Washington, D.C., Amerika Serikat, pada Jumat waktu setempat, 1 Agustus.
Pasangan Tjen/Zhang harus mengakui keunggulan lawan mereka, Andreja Klepac dari Slovenia dan Makoto Ninomiya dari Jepang. Pertandingan sengit itu berakhir dengan skor 1-2, setelah melalui tiga set yang ketat. Skor akhir tercatat 4-6, 7-5, dan 7-10, mengakhiri harapan mereka untuk melaju ke final.
Meskipun demikian, pencapaian Janice Tjen dan Shuai Zhang hingga babak semifinal ini tetap dianggap sebagai prestasi yang membanggakan. Mereka menunjukkan performa impresif sepanjang turnamen, berhasil menyingkirkan sejumlah lawan tangguh di babak-babak sebelumnya. Ini menandai perjalanan yang patut diapresiasi di salah satu turnamen bergengsi.
Advertisement
Advertisement
Detail Pertandingan Semifinal yang Dramatis
Pertandingan semifinal ganda putri antara Tjen/Zhang melawan Klepac/Ninomiya berlangsung selama satu jam 35 menit. Pasangan Tjen/Zhang sempat menunjukkan semangat juang yang tinggi, terutama setelah berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah mengunci kemenangan di set kedua. Momen tersebut memberikan harapan besar bagi para penggemar yang menyaksikan.
Pada set pertama, Tjen/Zhang sebenarnya berhasil unggul lebih dulu di awal pertandingan. Namun, Klepac/Ninomiya merespons dengan sangat baik, sehingga kedudukan sempat imbang 4-4. Pertarungan sengit terus berlanjut, namun Klepac/Ninomiya akhirnya berhasil mengamankan set pertama dengan skor 6-4, menunjukkan ketangguhan dan pengalaman mereka.
Memasuki set kedua, Klepac/Ninomiya kembali tampil dominan di awal, bahkan sempat unggul 2-0. Namun, pasangan Tjen/Zhang tidak menyerah begitu saja. Mereka berhasil membalikkan keadaan secara dramatis, mengambil alih keunggulan dan memimpin 5-2. Set kedua pun menjadi milik Tjen/Zhang setelah mereka mengatasi perlawanan Klepac/Ninomiya dengan skor 7-5, yang memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan.
Advertisement
Sayangnya, di set ketiga yang menjadi penentu, pasangan Klepac/Ninomiya kembali menunjukkan performa terbaik mereka. Mereka berhasil mengalahkan Tjen/Zhang dengan skor akhir 10-7. Kemenangan ini memastikan Klepac/Ninomiya melaju ke final, sementara langkah Janice Tjen di DC Open harus terhenti di babak semifinal.
Advertisement
Perjalanan Impresif Janice Tjen Menuju Semifinal
Keberhasilan Janice Tjen dan Shuai Zhang menembus babak semifinal turnamen WTA 500 Mubadala DC Open adalah sebuah pencapaian yang patut diacungi jempol. Mereka menunjukkan konsistensi dan kemampuan untuk bersaing di level tertinggi. Perjalanan mereka di DC Open ini tidak mudah, namun mereka berhasil melewatinya dengan gemilang.
Sebelum mencapai semifinal, pasangan Tjen/Zhang telah berhasil mengalahkan sejumlah lawan tangguh. Pada babak 16 besar, mereka menunjukkan dominasi dengan mengalahkan pasangan Kamilla Rakhimova dan Fang Hsien Wu. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor meyakinkan 2-0, yaitu 6-3 dan 6-4, menunjukkan persiapan matang mereka.
Selanjutnya, di babak perempat final, Janice Tjen dan Shuai Zhang menghadapi tantangan dari duet Miyu Kato (Jepang) dan Giuliana Olmos (Meksiko). Mereka kembali menunjukkan mental juara dengan mengatasi perlawanan ketat tersebut. Pertandingan perempat final berakhir dengan skor 2-1, yaitu 4-6, 6-2, dan 10-0, mengantarkan mereka ke babak empat besar turnamen DC Open.
Advertisement
Pencapaian ini menjadi bukti bahwa Janice Tjen memiliki potensi besar di kancah tenis internasional. Meskipun belum berhasil melaju ke final, pengalaman bertanding di level semifinal turnamen besar seperti WTA 500 Mubadala DC Open akan sangat berharga bagi perkembangan kariernya di masa depan. Ini juga menjadi motivasi untuk terus berjuang dan meraih hasil yang lebih baik lagi di turnamen selanjutnya.
Sumber: AntaraNews