Langkah Janice Tjen di DC Open Terhenti di Semifinal Ganda Putri

Petenis putri Indonesia Janice Tjen bersama pasangannya, Shuai Zhang, harus mengakhiri perjalanan mereka di semifinal ganda putri WTA 500 Mubadala DC Open setelah kalah dari pasangan unggulan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Langkah Janice Tjen di DC Open Terhenti di Semifinal Ganda Putri
Petenis putri Indonesia Janice Tjen harus mengakui keunggulan Greet Minnen di babak pertama Libema Open 2026. Bagaimana peluangnya di sektor ganda bersama Aldila Sutjiadi? (AntaraNews)

Petenis putri kebanggaan Indonesia, Janice Tjen, harus menghentikan langkahnya di ajang turnamen WTA 500 Mubadala DC Open. Berpasangan dengan petenis China, Shuai Zhang, mereka takluk di babak semifinal ganda putri. Pertandingan tersebut berlangsung di Washington, D.C., Amerika Serikat, pada Jumat waktu setempat, 1 Agustus.

Pasangan Tjen/Zhang harus mengakui keunggulan lawan mereka, Andreja Klepac dari Slovenia dan Makoto Ninomiya dari Jepang. Pertandingan sengit itu berakhir dengan skor 1-2, setelah melalui tiga set yang ketat. Skor akhir tercatat 4-6, 7-5, dan 7-10, mengakhiri harapan mereka untuk melaju ke final.

Meskipun demikian, pencapaian Janice Tjen dan Shuai Zhang hingga babak semifinal ini tetap dianggap sebagai prestasi yang membanggakan. Mereka menunjukkan performa impresif sepanjang turnamen, berhasil menyingkirkan sejumlah lawan tangguh di babak-babak sebelumnya. Ini menandai perjalanan yang patut diapresiasi di salah satu turnamen bergengsi.

Detail Pertandingan Semifinal yang Dramatis

Pertandingan semifinal ganda putri antara Tjen/Zhang melawan Klepac/Ninomiya berlangsung selama satu jam 35 menit. Pasangan Tjen/Zhang sempat menunjukkan semangat juang yang tinggi, terutama setelah berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah mengunci kemenangan di set kedua. Momen tersebut memberikan harapan besar bagi para penggemar yang menyaksikan.

Pada set pertama, Tjen/Zhang sebenarnya berhasil unggul lebih dulu di awal pertandingan. Namun, Klepac/Ninomiya merespons dengan sangat baik, sehingga kedudukan sempat imbang 4-4. Pertarungan sengit terus berlanjut, namun Klepac/Ninomiya akhirnya berhasil mengamankan set pertama dengan skor 6-4, menunjukkan ketangguhan dan pengalaman mereka.

Memasuki set kedua, Klepac/Ninomiya kembali tampil dominan di awal, bahkan sempat unggul 2-0. Namun, pasangan Tjen/Zhang tidak menyerah begitu saja. Mereka berhasil membalikkan keadaan secara dramatis, mengambil alih keunggulan dan memimpin 5-2. Set kedua pun menjadi milik Tjen/Zhang setelah mereka mengatasi perlawanan Klepac/Ninomiya dengan skor 7-5, yang memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan.

Sayangnya, di set ketiga yang menjadi penentu, pasangan Klepac/Ninomiya kembali menunjukkan performa terbaik mereka. Mereka berhasil mengalahkan Tjen/Zhang dengan skor akhir 10-7. Kemenangan ini memastikan Klepac/Ninomiya melaju ke final, sementara langkah Janice Tjen di DC Open harus terhenti di babak semifinal.

Perjalanan Impresif Janice Tjen Menuju Semifinal

Keberhasilan Janice Tjen dan Shuai Zhang menembus babak semifinal turnamen WTA 500 Mubadala DC Open adalah sebuah pencapaian yang patut diacungi jempol. Mereka menunjukkan konsistensi dan kemampuan untuk bersaing di level tertinggi. Perjalanan mereka di DC Open ini tidak mudah, namun mereka berhasil melewatinya dengan gemilang.

Sebelum mencapai semifinal, pasangan Tjen/Zhang telah berhasil mengalahkan sejumlah lawan tangguh. Pada babak 16 besar, mereka menunjukkan dominasi dengan mengalahkan pasangan Kamilla Rakhimova dan Fang Hsien Wu. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor meyakinkan 2-0, yaitu 6-3 dan 6-4, menunjukkan persiapan matang mereka.

Selanjutnya, di babak perempat final, Janice Tjen dan Shuai Zhang menghadapi tantangan dari duet Miyu Kato (Jepang) dan Giuliana Olmos (Meksiko). Mereka kembali menunjukkan mental juara dengan mengatasi perlawanan ketat tersebut. Pertandingan perempat final berakhir dengan skor 2-1, yaitu 4-6, 6-2, dan 10-0, mengantarkan mereka ke babak empat besar turnamen DC Open.

Pencapaian ini menjadi bukti bahwa Janice Tjen memiliki potensi besar di kancah tenis internasional. Meskipun belum berhasil melaju ke final, pengalaman bertanding di level semifinal turnamen besar seperti WTA 500 Mubadala DC Open akan sangat berharga bagi perkembangan kariernya di masa depan. Ini juga menjadi motivasi untuk terus berjuang dan meraih hasil yang lebih baik lagi di turnamen selanjutnya.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi