4 Fakta yang buktikan bahwa manusia adalah alien berasal dari Mars

Kamis, 26 Januari 2017 04:00 Reporter : Indra Cahya
4 Fakta yang buktikan bahwa manusia adalah alien berasal dari Mars Mars dan Bumi. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Jika mengacu pada temuan para ilmuwan dari Columbia University, kita semua adalah alien. Wah mengapa demikian?

Benar. Hal ini mengacu pada sebuah teori radikal yang disebut Panspermia yang sudah cukup lama ada di kalangan ilmu pengetahuan, dan kini sedang banyak dibahas oleh ilmuwan.

Berikut beberapa fakta tentang teori yang menyebutkan bahwa manusia berasal dari Mars.

1. Panspermia adalah teori yang menyebutkan bahwa manusia datang ke Bumi dengan komet dan meteor

Teori yang ternyata lahir di tahun 1871 ini, menyebutkan bahwa planet Mars dulu mempunyai kondisi yang tepat bagi kehidupan untuk membuat peradaban. Hal ini meliputi atmosfer serta air. Namun tabrakan asteroid yang disebabkan oleh batu besar di Tata Surya, membuat kehidupan di Mars 'terlempar' ke Bumi.

Hal ini dikemukakan kembali oleh astronom dari Columbia Astrobiology Centre di Columbia University, Caleb Scharf, di mana ia yakin bahwa material asteroid tersebut bisa membawa organisme hidup ke Bumi. Jadi kesimpulan utamanya adalah penduduk Bumi, semuanya adalah warga Mars.

2. Dulu, teori ini tak diterima ilmu pengetahuan secara luas

Di tahun 1871, tahun di mana teori Panspermia ini muncul, teori ini tidak diterima secara luas. Hal ini dikarenakan idenya terlalu aneh, tidak ada bukti, serta melenceng dari ilmu pengetahuan yang ada.

Namun di era ilmu pengetahuan modern, banyak dukungan terhadap teori ini muncul. Hal ini dikarenakan jagat raya ini terdiri dan terbentuk dari senyawa organik. Banyak ilmuwan yang mulai memproses ulang konsep lawas namun radikal ini.

Salah satu ilmuwan yang mendukung adalah Peter Ward dari University of Washington. Dia menyatakan bahwa asal muasal kehidupan di Bumi sangat mungkin berasal dari luar Bumi. Hal ini dikarenakan kemunculan kehidupan di Bumi terjadi secara tiba-tiba, dan tepat ketika kondisi Bumi juga sudah sangat layak untuk dihuni.

3. Ada berbagai bukti yang memperkuat teori ini

Banyak sekali ilmuwan yang tak cuma percaya dengan teori ini, namun juga percaya bahwa seluruh galaksi Bima Sakti yang kita tempati ini, dipenuhi kehidupan.

Seorang profesor bernama Chandra Wickramasinghe, yang merupakan astrobiologis dari University of Buckingham, percaya bahwa Bumi terus bertukar senyawa organik dan bahkan materi hidup dengan planet serta benda langit lain yang ada di tata surya kita.

Ia telah menerbitkan jurnal tentang apa-apa yang ia percaya soal sisa-sisa organisme yang membatu di meteorit yang jatuh ke Bumi. Serta organisme kecil seperti 'alga terbang' yang hidup di atmosfer planet, yang bisa terbawa ke Bumi bersama jatuhnya komet.

Menurut sang profesor, teori ini memang dugaan yang harus diperkuat dengan bukti ilmiah terlebih dahulu. Namun sekarang hal ini sudah terbukti, dan mungkin saja manusia bisa terbawa komet dari Mars.

4. Ini cara manusia dari Mars pindah ke Bumi

Teori ini sama sekali tidak menyebut bahwa umat manusia dulu tinggal di Mars. Alih-alih, lebih menyebut bahwa organisme kecil berupa sub-mikro dan molekul, pernah hidup di Mars karena dulu Mars adalah planet yang layak huni. Ketika tabrakan asteroid terjadi, organisme mikro dan molekul ini bisa dengan mudah ikut terbawa asteroid ini untuk manjajaki planet yang baru.

Dengan struktur astrobiologi yang rumit dan kondisi lingkungan yang tepat, barulah kehidupan bisa muncul. Itulah mengapa kehidupan muncul di saat yang tepat. [idc]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini