Jalan Berbayar Elektronik
-
Jakarta •Dishub DKI Tegaskan Raperda ERP Tak Ditarik: Dikaji Lebih Komprehensif Bersama DPRD"Jadi, sekali lagi itu bukan penarikan. Kami akan komunikasi dengan dewan karena kan masih dalam pembahasan di dewan," kata Kepala Dishub DKI, Syafrin Liputo.
-
Jakarta •Pemprov DKI Akan Tarik Raperda ERP dari DPRDPemprov DKI masih berfokus dalam penuntasan regulasi. Maka dari itu, penerapan ERP tak dilakukan dalam waktu dekat ini.
-
Jakarta •Ada Bubaran Demo Ojol Tolak ERP, Lalu Lintas Sarinah Menuju Bundaran HI MacetMelansir dari akun Instagram @jktinfo, arus dari Sarinah menuju Bundaran HI terlihat padat merayap. Di Bundaran HI per pukul 16.11 WIB terlihat para ojol memenuhi ruas jalan. Arus jalan pun padat merayap.
-
Jakarta •Kadishub DKI: Ojek Online Tidak Kena ERPMenurut Kadishub DKI, ojek online merupakan angkutan umum berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009.
-
Jakarta •Pemprov DKI Belum Bahas Teknologi ERP, Masih Fokus RegulasiPemprov DKI masih berfokus pada pembahasan regulasi jika ERP diterapkan.
-
Jakarta •Kelanjutan Wacana ERP Setelah Banyak Ditolak MasyarakatSaat ini, Pemprov DKI bersama DPRD sedang fokus membahas regulasi yang menjadi landasan hukum penerapan ERP. Seperti apa hasil akhirnya, diputuskan ke DPRD DKI.
-
Jakarta •Ojol Demo Tolak ERP, Pj Gubernur DKI: Prosesnya Masih LamaHeru menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga perlu melakukan diskusi dengan para ahli terkait. Sehingga, kata Heru kebijakan ERP masih harus dibahas lebih jauh untuk dapat diterapkan.
-
Jakarta •PKS Tolak Rencana Jalan Berbayar di Jakarta: Menimbulkan Keresahan di MasyarakatMenurut PKS, usulan jalan berbayar di Jakarta sudah meresahkan masyarakat.
-
Jakarta •Kedua Kalinya Rapat ERP Ditunda Karena Pemprov DKI Absen, DPRD akan Lapor HeruAnggota Komisi B dari Fraksi PDIP Manuara Siahaan mengaku kesal dengan ketidakhadiran Asisten Perekonomian dan Keuangan. Ia menyarankan agar kejadian ini dilaporkan kepada Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.
-
Jakarta •Driver Ojol Demo Tolak ERP di DPRD DKI: Kami Minta Sistem Ini Dibatalkan!Pada driver ojol ini mempertanyakan pihak yang menginginkan agar jalan berbayar bisa terwujud. Sebab, gagasan ERP telah muncul sejak kepemimpinan Sutiyoso. Tapi kembali ingin dieksekusi setelah Heru Budi menjabat.
-
Jakarta •Polisi Optimistis Penerapan ERP: Agar Memaksa Warga Tinggalkan Kendaraan PribadiERP dipastikan akan diterapkan karena sebelumnya pernah mencoba berbagai cara. Mulai dari 3 in 1 hingga ganjil genap belum berhasil mengurangi kemacetan di Jakarta.
-
Jakarta •Heru Sebut ERP Tak Langsung di 25 Titik: Diutamakan di Jalan Terlayani Angkutan UmumHeru menjelaskan, sebelum penerbitan regulasi ERP, masih ada tujuh tahapan proses untuk mengkaji kebijakan itu. Namun demikian, pembahasan terus dilakukan bersama DPRD DKI terkait Rancangan Perda soal Pengendalian Lalu Lintas Secara Elektronik.
-
Jakarta •DPR Minta Wacana ERP di DKI Ditinjau Ulang, Fokus Maksimalkan Transportasi PublikWakil Ketua Komisi V DPR RI, Muhammad Iqbal meminta rencana pemberlakuan jalan berbayar elektronik sebaiknya dikaji ulang.
-
Ekonomi •Daftar Negara Sukses Terapkan Jalan Berbayar ERP, Singapura Jadi PertamaWacana penerapan ERP pertama kali muncul di zaman Gubernur Sutiyoso. Ketua DPRD DKI Jakarta kala itu, Ade Surapriyatna, mengatakan bahwa Sutiyoso meminta ERP diterapkan pada 2006 untuk kendaraan pribadi yang melintas di Blok M-Kota. Hingga Bang Yos selesai menjabat rencana itu tak kunjung direalisasi.
-
Jakarta •Sistem Jalan Berbayar Disarankan Tak Langsung Diterapkan di 25 Ruas JalanDalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengendalian Lalu Lintas Secara Elektronik (PL2SE), jalan berbayar akan berlaku setiap hari mulai pukul 05.00 sampai 22.00 WIB.
-
Jakarta •DKI Diminta Fokus Ganjil Genap dari pada ERP: Jangan Buat Beban Baru ke MasyarakatDisarankan, Pemprov DKI memperluas ruas jalan ganjil genap jika tujuannya untuk menekan kemacetan.
-
Jakarta •Sudah Enam Era Gubernur, Jalan Berbayar di Jakarta Cuma WacanaMeski tak kunjung dieksekusi, kebijakan ERP di Jakarta kembali muncul saat Jakarta dipimpin Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. Mengacu Raperda P2LSE ada 25 jalan di Jakarta yang akan diterapkan ERP. ERP diyakini mengurangi macet Jakarta bagi mereka yang keberatan dengan tarif melintas yang ditetapkan
-
Jakarta •Wacana Jalan Berbayar di Jakarta, Polda Metro Jaya Siap Kerja dengan Pemprov DKIDishub DKI Jakarta telah mengusulkan besarannya berkisar antara Rp5.000 sampai Rp19.900 untuk sekali melintas. ERP bakal diterapkan di 25 ruas-ruas jalan atau kawasan yang memenuhi kriteria.
-
Jakarta •Heru Budi Minta Pendapat Ahli untuk Menerapkan Jalan Berbayar di JakartaMenurut dia, pendapat ahli dan masyarakat tersebut dibutuhkan untuk menyempurnakan regulasi terkait ERP. Pembahasan terkait ERP, kata dia, memakan waktu yang panjang dan sudah berlangsung sejak 2016.
-
Jakarta •INFOGRAFIS: Rencana Tarif Jalan Berbayar di JakartaDishub DKI Jakarta telah mengusulkan besarannya berkisar antara Rp5.000 sampai Rp19.900 untuk sekali melintas.