IHSG Terpuruk
-
Ekonomi •Selama Sepekan, IHSG dan Kapitalisasi Pasar Kompak TurunPT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan turun 1,14 persen yang di tutup pada level 6.016,86, dibandingkan dengan penutupan pekan sebelumnya yang berada di level 6.086,25. Hal yang sama juga terjadi pada penurunan kapitalisasi sebesar 1,17 persen.
-
Ekonomi •IHSG Melemah 2,53 Persen Selama SepekanBursa Efek Indonesia (BEI) mencatat selama periode 22 hingga 26 Maret 2021, Pasar Modal Indonesia mencatatkan pergerakan data berada di zona merah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan mengalami perubahan sebesar 2,53 persen.
-
Ekonomi •Hingga 21 Juli, Kinerja Pasar Saham Indonesia Terburuk Kedua di AsiaOtoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, sampai 21 Juli 2020, kinerja pasar saham masih menunjukkan pelemahan sebesar 18,8 persen. Jika dibandingkan dengan negara lain di regional, Indonesia itu termasuk yang paling besar nomor dua setelah Filipina penurunan indeksnya.
-
Ekonomi •IHSG Ditutup Melemah Dipicu Perpanjangan PSBB JakartaIHSG ditutup melemah 24,3 poin atau 0,49 persen ke posisi 4.916,7. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak turun 6,06 poin atau 0,79 persen menjadi 764,61.
-
Ekonomi •IHSG Anjlok 5 Persen Sejak Awal Pembukaan, BEI Bekukan Perdagangan SahamPT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali melakukan pembekuan perdagangan saham. Pembekuan tersebut dilakukan karena adanya penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pukul 10:20:48 waktu JATS. Penurunan IHSG terjadi beberapa saat usai pembukaan perdagangan.
-
Ekonomi •IHSG Kembali Anjlok 5 Persen, BEI Bekukan Perdagangan SahamYulianto mengatakan, penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjadi jelang penutupan perdagangan. Adapun penurunan IHSG terjadi mencapai 5 persen, sehingga bursa saham harus menahan perdagangan selama 30 menit.
-
Ekonomi •IHSG dan Rupiah Terkapar, BKPM Yakinkan Investor Hal Sama Terjadi di DuniaIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar Rupiah terus mengalami tekanan dalam beberapa minggu belakangan. Kondisi tersebut disebabkan oleh penyebaran Virus Corona yang membuat pasar keuangan panik. BKPM terus menyakinkan investor untuk bertahan di Indonesia.
-
Ekonomi •OJK soal IHSG Anjlok: Jangan Khawatir, Fundamental Saham BagusWimboh mengatakan, relaksasi di sektor riil yang dilakukan otoritas akan memberikan stimulus kepada para emiten. Otoritas telah merelaksasi penilaian kolektabilitas kredit bermasalah debitur dan juga restrukturisasi kredit bagi UMKM.
-
Ekonomi •IHSG Bisa Sentuh 4.000 Jika Virus Corona Tak Cepat DitanganiIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup anjlok 225,25 poin atau 5,20 persen ke posisi 4.105,42 pada perdagangan hari ini, Kamis (19/3). Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG berada di zona merah.
-
Trending •Fakta Lengkap Virus Corona Bikin Rupiah 15.790 per Dolar, Harga Minyak & Emas AnjlokAkibat virus corona, sejumlah sektor perekonomian dunia anjlok dan tertekan.
-
Ekonomi •IHSG Ditutup Melemah, Ini 6 Saham Layak Dipertimbangkan InvestorAnalis Binaartha Parama Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama menyatakan, berdasarkan indikator, pelemahan itu terjadi akibat MACD menunjukkan sinyal negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI mulai menunjukkan jenuh jual atau oversold.
-
Ekonomi •IHSG Turun 5 Persen, BEI Kembali Bekukan Sementara PerdaganganBursa Efek Indonesia (BEI) melakukan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) pada sistem perdagangan di Bursa Efek Indonesia pada pukul 15:02:44 waktu JATS. Hal ini dipicu penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai 5 persen.
-
Ekonomi •Jangan Sampai Salah Beli, Berikut Kriteria Emiten yang Sahamnya Harus DihindariIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih akan bertahan di zona negatif. Sejumlah kalangan menilai saat ini ialah momen tepat untuk membeli saham-saham jangka panjang dengan harga murah. Ada sejumlah aspek yang perlu dihindari saat memilih emiten sebelum membeli.
-
Ekonomi •Paket Kebijakan Stimulus II Diharapkan Dorong Perbaikan IHSGAnalis Bina Artha Sekuritas, Nafan Aji mengharapkan paket kebijakan stimulus II diberikan pemerintah dapat memperbaiki kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Seperti diketahui, IHSG dalam beberapa waktu terakhir terus mengalami tekanan pasca adanya virus corona.
-
Ekonomi •OJK Diminta Cabut Ketentuan Buyback Saham Tanpa Persetujuan RUPSAnggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Heri Gunawan, menilai kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang memperbolehkan emiten melakukan pembelian saham kembali tidak tepat. Menurutnya, kebijakan OJK itu terlalu cepat dan menuai kepanikan.
-
Ekonomi •IHSG Ambruk, Berikut Deretan Saham Bisa Dipertimbangkan InvestorAnalis Binaartha Sekuritas, M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan bahwa melemahnya IHSG maupun indeks global dipengaruhi oleh faktor penyebaran Covid-19 atau virus corona secara masif, serta deklarasi WHO soal virus corona sebagai pandemi internasional.
-
Ekonomi •BPJamsostek Soal IHSG Terimbas Virus Corona: Momen Beli Barang Bagus Harga MurahTren bearish juga menyentuh pasar modal sejumlah negara, termasuk Indonesia. Kondisi pasar modal di dalam negeri yang sedang menurun ini dipandang oleh BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) sebagai momentum yang baik untuk membeli saham.
-
Ekonomi •Bos BEI Soal IHSG Anjlok: Ini Saat Tepat untuk Mulai Belanja SahamBursa Efek Indonesia (BEI) hari ini menyetop sementara perdagangan saham. Sebab, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 5,01 persen ke level 4.650,58. Direktur Utama BEI, Inarno Djajadi, mengatakan ini adalah saat yang tepat untuk belanja.
-
Ekonomi •OJK Sebut Penurunan IHSG Imbas Virus Corona Turut Terjadi di Pasar Modal DuniaOtoritas Jasa Keuangan (OJK) membeberkan beberapa faktor penyebab Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat beberapa waktu terakhir. Salah satunya adalah isu mengenai virus corona. Isu global lain yang membuat tekanan terhadap IHSG adalah perang harga minyak mentah
-
Ekonomi •IHSG Turun 5 Persen Sejak Dibuka, BEI Kembali Hentikan Sementara PerdaganganIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka turun 5 persen. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk menghentikan sementara perdagangan saham (trading halt) hingga pukul 09.45. pembekuan sementara perdagangan dimulai sejak 09.15.