Geopolitik
-
News •Selama Gencatan Senjata, Penjualan Minyak Iran Capai Miliaran Dolar ASIran diduga berhasil menjual minyak senilai miliaran dolar AS selama periode gencatan senjata dengan Amerika Serikat, membangun cadangan devisa penting sebelum pembatasan kembali diberlakukan. Simak detail Penjualan Minyak Iran yang kontroversial ini.
-
News •Pakar Soroti Pentingnya Kestabilan Nasional Indonesia di Tengah Perang AS-IranDi tengah eskalasi perang AS-Iran, seorang pakar hubungan internasional menyoroti urgensi Kestabilan Nasional Indonesia dan peran aktifnya dalam meredakan ketegangan global, seraya menjaga ketahanan domestik.
-
Ekonomi •Inflasi AS Melandai, Momentum Positif untuk Aset Kripto Global: Bitcoin dan Ethereum MenguatPenurunan inflasi AS menjadi 3,5% pada Juni 2026 dinilai membawa momentum positif bagi pasar keuangan global, khususnya aset kripto seperti Bitcoin dan Ethereum. Simak analisis lengkapnya mengenai Inflasi AS Aset Kripto.
-
News •Pertemuan Delegasi Hizbullah dengan Menlu Iran Perkuat Solidaritas RegionalDelegasi Hizbullah bertemu Menlu Iran di Teheran, membahas solidaritas regional dan dukungan berkelanjutan Iran terhadap kelompok perlawanan tersebut, memperkuat hubungan di tengah isu geopolitik dan peringatan gugurnya pemimpin penting.
-
Politik •Perisai Trisula Nusantara: Doktrin Baru TNI Menjawab Dinamika Geopolitik Indo-Pasifik ModernIndonesia meluncurkan Doktrin Perisai Trisula Nusantara, sebuah paradigma baru pertahanan nasional yang relevan dengan perang abad ke-21 di tengah rivalitas Indo-Pasifik.
-
News •Iran Kecam Serangan AS di Pesisir Selatan, Tuduh Washington Langgar Kesepakatan DamaiIran mengecam serangan Amerika Serikat di pesisir selatannya, menuduh Washington melanggar Piagam PBB dan pakta damai yang baru ditandatangani, memicu eskalasi Konflik Iran AS.
-
News •Oman Ingatkan Eropa Soal Potensi Tarif Selat Hormuz, Status Quo MustahilOman memberi sinyal kepada negara-negara Eropa mengenai kemungkinan pengenaan Tarif Selat Hormuz bagi kapal yang melintas, menandakan berakhirnya status quo pasca-konflik. Pembaca penasaran akan implikasinya.
-
Ekonomi •Menteri Bahlil Ibaratkan Kondisi Geopolitik Global Seperti Malaria, Gejalanya Naik TurunHari ini konflik mereda dan kesepakatan damai tercapai, tetapi esok hari ketegangan bisa kembali muncul.
-
News •Pakistan Ungkap Kemajuan Besar dalam Hubungan AS-Iran, Selat Hormuz Bebas Biaya TransitMenteri Luar Negeri Pakistan menyatakan optimisme terhadap kemajuan signifikan dalam hubungan AS-Iran, dengan kesepakatan penting termasuk bebas biaya transit Selat Hormuz dan pengurangan pengayaan nuklir Iran.
-
News •Inggris Uji Coba Rudal Jarak Jauh Nightfall, Siap Dipasok ke UkrainaInggris dilaporkan telah melakukan uji coba rudal jarak jauh baru, Nightfall, yang akan dipasok ke Ukraina. Uji coba rudal Inggris ini bertujuan memperkuat kemampuan Kyiv menyerang Moskow, memicu kekhawatiran Rusia.
-
Ekonomi •Prabowo Siapkan Strategi Komprehensif Menuju Ketahanan Energi NasionalKepala Bakom RI Muhammad Qodari menegaskan Presiden Prabowo Subianto telah menyiapkan berbagai kebijakan strategis demi mewujudkan kemandirian energi dan mengurangi ketergantungan impor, bagian dari Strategi Ketahanan Energi Prabowo yang ambisius.
-
News •Potensi Besar Hubungan Ekonomi RI-Meksiko: Duta Besar Ungkap Peluang Pasar AmerikaDuta Besar RI untuk Meksiko menyoroti potensi besar peningkatan hubungan ekonomi RI-Meksiko, dengan nilai perdagangan yang terus tumbuh dan peluang Meksiko sebagai gerbang pasar Amerika.
-
News •PDIP Dorong Prabowo Terapkan Geopolitik Soekarno Hadapi Krisis GlobalSekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menilai Geopolitik Soekarno sangat relevan diterapkan di kancah global saat ini.
-
News •Prabowo Tegaskan Indonesia Memilih Jalan Kemandirian di Tengah Gejolak GlobalPrabowo menilai bahwa saat ini merupakan momentum yang tepat bagi Indonesia untuk mulai mengarahkan pembangunan menuju kemandirian nasional.
-
News •Dampak Ketegangan Timur Tengah, Pertemuan Tata Kelola Internet Global ICANN Dialihkan ke BaliForum penting tersebut yang semula dijadwalkan berlangsung di Muscat, Oman, kini resmi dipindahkan ke Nusa Dua, Bali, Indonesia.
-
News •Amerika Serikat Berencana Gunakan Aset Iran untuk Bantu Sekutu di Teluk PersiaAmerika Serikat dikabarkan akan memanfaatkan aset-aset Iran guna mendukung rekonstruksi dan kompensasi bagi sekutunya di Teluk Persia, memicu pertanyaan tentang kelanjutan konflik di Timur Tengah.
-
Ekonomi •Jaga Stabilitas Nasional, Koordinasi Lintas Kementerian Kawal Subsidi EnergiPemerintah Indonesia melalui koordinasi lintas kementerian terus berupaya menjaga ketersediaan dan penyaluran Subsidi Energi bagi masyarakat di tengah dinamika geopolitik global yang bergejolak.
-
News •Gedung Putih Harap Kejelasan Kesepakatan Iran AS Pekan Depan di Tengah Proposal BaruPemerintahan AS berharap ada kejelasan terkait Kesepakatan Iran AS pada akhir pekan depan, menyusul proposal baru dari Presiden Trump dan tanggapan dari Teheran yang dinanti.
-
Politik •Diplomasi Prabowo di Paris: Perkuat Pertahanan, Ekonomi, dan Suara PalestinaPresiden Prabowo Subianto telah tiga kali mengunjungi Paris dalam lima bulan pertama tahun 2026. Kunjungan ini menggarisbawahi intensitas Diplomasi Prabowo di Paris untuk memperkuat kerja sama strategis Indonesia-Prancis di berbagai sektor, termasuk perta
-
Politik •Qodari: Diplomasi Prabowo Unik, Jalin Hubungan Baik dengan Pemimpin Adidaya DuniaKepala Bakom Muhammad Qodari menyoroti keunikan Diplomasi Prabowo yang mampu menjalin relasi erat dengan pemimpin negara adidaya, membawa manfaat besar bagi Indonesia.