Gede Pasek Suardika
-
News •Kepala Kanwil BPN Bali Tersangka, I Made Daging Tetap Bekerja dan Ajukan PraperadilanKepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kanwil BPN) Provinsi Bali, I Made Daging, tetap menjalankan tugasnya meskipun telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Bali terkait kasus dugaan tindak pidana kearsipan.
-
News •Kuasa Hukum Sebut Penetapan Tersangka Kepala Kanwil BPN Bali Cacat HukumKuasa hukum I Made Daging, Kepala Kanwil BPN Bali, menegaskan penetapan tersangka terhadap kliennya cacat hukum karena menggunakan pasal yang sudah dicabut dan kedaluwarsa. Upaya praperadilan akan ditempuh untuk menguji keabsahan penetapan tersangka Kepal
-
News •Siapa Sosok Tak Lagi Berkuasa yang Bakal Dibongkar Anas Urbaningrum?Anas Urbaningrum siap membuka tabir kriminalisasi dan operasi kekuasaan yang membuatnya masuk bui. Pasek menyebut Anas bakal buka-bukaan soal dugaan kriminalisasi yang membuat mantan ketua umum Partai Demokrat itu dibui.
-
Politik •Sindiran Pasek soal Anas Vs Orang yang Kini Tak Lagi BerkuasaPasek menyinggung soal sprindik bocor hingga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
-
News •Pasek Pastikan Anas Urbaningrum Bakal Buka-bukaan: Pelaku Sudah Tak Pegang KekuasaanBahwa status Anas ini justru dianggapnya sebagai tantangan tersendiri. Ia bahkan menyandingkan posisi Anas saat ini seperti posisi dari Anwar Ibrahim, Perdana Menteri Malaysia saat ini.
-
Politik •Gede Pasek Serahkan Jabatan Ketum PKN ke Anas UrbaningrumKetua Umum (Ketum) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Gede Pasek Suardika (GPS) membuat keputusan mengejutkan. Mantan Ketua Komisi III DPR RI ini menyerahkan kursi PKN yang dipimpinnya pada Anas Urbaningrum alias AU.
-
Politik •Anas Urbaningrum Singgung Skenario Besar, Demokrat: Tanya KPK dan Novel BaswedanMantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum menyinggung skenario besar, yang menyebabkan dirinya mendekam di balik jeruji besi selama lebih dari 9 tahun tiga bulan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Kota Bandung.
-
Politik •Balas Andi Arief, Pasek Ungkap 'Dosa' SBY ke Anas Urbaningrum hingga Harus Minta MaafPasek memberikan daftar apa saja 'dosa' SBY kepada Anas. Pertama, SBY harus meminta maaf atas pidato dari Jeddah yang memaksa kasus Anas Urbaningrum harus disegerakan karena bocor surat perintah penyidikan (Sprindik) ke Istana.
-
News •PKN: Penundaan Tahapan Pemilu Untungkan Partai Baru tapi Tak Bagus untuk KeadilanPKN mendukung KPU untuk melakukan banding terhadap putusan PN Jakarta Pusat yang meminta untuk menunda tahapan Pemilu 2024.
-
Politik •Anas Urbaningrum Tulis Surat soal Kezaliman, Demokrat Singgung Bluffing dan FitnahHerman juga mendoakan Anas bisa kembali ke dunia politik. Bahkan didoakan agar bisa sukses kembali.
-
Khas •Baliho Raksasa dan Terungkapnya SMS Marah Besar SBY pada Anas UrbaningrumHari itu, Anas Urbaningrum kaget. Ponselnya berdering. Mendapatkan pesan singkat yang isinya bernada keras. Membuatnya bertanya-tanya. Pesan itu dikirim dari nomor ponsel Ketua Dewan Pembina Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
-
Politik •PKN Ingin Ambil Suara Demokrat era Anas Urbaningrum MemimpinGede mengatakan, banyak anggota PKN juga bukan berasal dari Demokrat. Meski diakui ada beberapa orang, salah satunya mantan Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum yang segera bergabung setelah bebas.
-
Politik •Gede Pasek Ungkap Baliho Anas Tersebar Di Mana-Mana, Bukan untuk Ganggu DemokratGede mengatakan, baliho Anas Urbaningrum yang memasang bukan PKN. Karena tidak ada satupun di baliho Anas terpasang logo PKN.
-
Politik •Gede Pasek: Kami Doakan AHY Bisa jadi Capres atau CawapresGede mengaku tidak menutup juga untuk berkoalisi atau berkompetisi dengan Demokrat di Pilpres 2024.
-
Politik •PKN Ibaratkan Anas Urbaningrum dengan Anwar IbrahimKetua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Gede Pasek Suardika membandingkan Anas dengan PM Malaysia Anwar Ibrahim yang menurutnya sama-sama korban kriminalisasi. Sampai akhirnya Anwar terpilih menjadi orang nomor satu di Malaysia.
-
Politik •Ketum PKN: Anas Urbaningrum Bebas April 2023, Tak Boleh DitambahGede Pasek akan menempati jabatan khusus dan strategis di PKN. Bersama mantan Menteri BUMN Laksamana Sukardi yang baru diperkenalkan sebagai anggota PKN, Anas akan menjabat di posisi yang menentukan arah perjuangan PKN. Posisinya itu seperti majelis di partai.
-
Politik •Anas Urbaningrum dan Laksamana Sukardi akan Gabung PKN, Dapat Jabatan SpesialDalam posisi ini, Laksamana Sukardi berdampingan dengan mantan Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum yang sebentar lagi akan bebas dari penjara.
-
Politik •Kata Gede Pasek soal Baliho Raksasa Anas Urbaningrum di Dekat Rumah SBYKetua Umum Partai Kebangkitan Nasional (PKN), Gede Pasek Suardika tak tahu menahu siapa yang memasang billboard raksasa Anas Urbaningrum. Billboard tersebut dipasang di persimpangan tol Jatikarya, Cibubur, tak jauh dari kediaman pribadi SBY di Cikeas.
-
Ekonomi •Hindari Tanggal Ini agar Tak Terjebak Macet saat Libur Natal dan Tahun Baru 2023Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Hendro Sugiatno mengatakan, diperkirakan puncak arus mudik pada natal terjadi di tanggal 23 dan 24 Desember, sedangkan untuk puncak arus balik yakni pada 25 dan 26 Desember 2022.
-
News •Sampaikan Duplik, Mas Bechi Beberkan 70 Kejanggalan Dakwaan JaksaPerkara pencabulan dengan terdakwa Moch Subechi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi kembali disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (31/10). Dalam persidangan itu, pihak terdakwa menyampaikan duplik atau jawaban atas replik jaksa.