16 Tata Krama yang Penting untuk Diajarkan pada Si Kecil

Mengetahui sopan santun dalam bersikap dapat meningkatkan tingkat kepercayaan diri anak dalam setiap situasi sosial.

Titah Mranani
Oleh Titah Mranani - Reporter
16 Tata Krama yang Penting untuk Diajarkan pada Si Kecil
16 Tata Krama yang Penting untuk Diajarkan pada Si Kecil (Merdeka.com)

Sebagai orangtua, salah satu tanggung jawab utama adalah membimbing anak agar memiliki sopan santun yang baik. Mengajarkan tata krama kepada si kecil tidak hanya melibatkan aspek kesehatan, tetapi juga membangun karakter yang baik dalam interaksi sosial.

Beberapa perilaku kurang sopan seperti menginterupsi, berbicara sambil makan, atau makan dengan bersuara mungkin muncul karena kurangnya pemahaman akan tata krama dasar.

Beberapa perilaku kurang sopan seperti menginterupsi, berbicara sambil makan, atau makan dengan bersuara mungkin muncul karena kurangnya pemahaman akan tata krama dasar.
Dok. Istimewa

Dalam kata-kata Sheryl Eberly, seorang ibu dan penulis buku berjudul 365 Manners Kids Should Know, "Mengetahui sopan santun dalam bersikap dapat meningkatkan tingkat kepercayaan diri anak dalam setiap situasi sosial."

Oleh karena itu, mari kita lihat 16 tata krama dasar yang wajib diajarkan kepada si kecil untuk membentuk pribadi yang sopan, baik, dan disukai banyak orang.

Oleh karena itu, mari kita lihat 16 tata krama dasar yang wajib diajarkan kepada si kecil untuk membentuk pribadi yang sopan, baik, dan disukai banyak orang.
Dok. Istimewa

1. Menghargai Barang Milik Orang Lain

1. Menghargai Barang Milik Orang Lain
Dok. Istimewa

Salah satu dasar dalam tata krama adalah menghargai kepemilikan orang lain. Dengan mengajarkan anak untuk berbagi dan bersikap baik terhadap barang milik teman, mereka akan tumbuh dengan rasa hormat terhadap hak dan milik orang lain. Ingatlah bahwa mengajarkan nilai berbagi bisa dimulai dengan contoh sederhana seperti berbagi mainan.

2. Tidak Boleh Memanggil Nama

2. Tidak Boleh Memanggil Nama
Dok. Istimewa

Panggilan nama yang kasar seharusnya tidak diizinkan, terutama jika dilakukan oleh anak-anak. Orangtua perlu memberikan contoh positif dengan menghindari memanggil nama dan memberikan cara yang sopan dalam berkomunikasi. Ini juga menjadi pelajaran berharga bagi anak untuk membentuk cara berbicara yang baik dan menghormati.

3. Menunggu Giliran

3. Menunggu Giliran
© 2023 merdeka.com

Menunggu giliran adalah keterampilan sosial penting yang perlu diajarkan kepada anak-anak. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menghadapi situasi di mana seseorang tidak sabar dan memotong antrian atau melakukan tindakan kurang sopan. Anak-anak perlu belajar untuk menunggu giliran, mengajarkan mereka bahwa kesabaran adalah nilai yang penting.

4. Ucapkan Tolong dan Terima Kasih

4. Ucapkan Tolong dan Terima Kasih
Dok. Istimewa

Mengajarkan anak untuk mengucapkan "tolong" dan "terima kasih" adalah langkah penting dalam membentuk sopan santun. Ini tidak hanya menciptakan suasana yang lebih menyenangkan, tetapi juga mengajarkan anak untuk menghargai upaya dan bantuan orang lain. Ini adalah tanda rasa hormat yang mendasar dalam interaksi sosial.

5. Bersih-Bersih

Mengajarkan anak untuk membersihkan diri sendiri dan merapikan barang-barang mereka adalah tata krama dasar yang penting. Mereka perlu tahu cara menaruh barang setelah digunakan, seperti piring dan mainan, untuk menciptakan kebiasaan kebersihan dan kerapihan.

6. Mengetuk Pintu dan Menghormati Privasi

Anak-anak perlu diajarkan tentang konsep privasi dan menghormatinya. Mengetuk pintu sebelum memasuki ruangan adalah tindakan hormat yang harus diterapkan. Memberikan contoh nyata akan membantu anak untuk lebih memahami pentingnya privasi orang lain.

7. Menutup Mulut saat Bersin dan Batuk

7. Menutup Mulut saat Bersin dan Batuk
Dok. Istimewa

Tata krama dasar lainnya adalah mengajarkan anak untuk menutup mulut saat bersin atau batuk. Selain sebagai tindakan sopan, ini juga berkaitan dengan kesehatan dan kebersihan. Ini adalah pelajaran berharga yang akan membantu anak memahami pentingnya menjaga kebersihan diri dan menghormati kesehatan orang lain.

8. Tidak Mengejek Orang Lain

8. Tidak Mengejek Orang Lain
Dok. Istimewa

Mengejek atau mengolok-olok orang lain adalah perilaku yang tidak pantas dan perlu dihindari. Anak-anak perlu diajarkan untuk tidak menyakiti perasaan orang lain dengan kata-kata atau tindakan mereka. Ini adalah bagian penting dari membangun empati dan rasa hormat terhadap keberagaman.

9. Sikap Hormat Terhadap Orang yang Lebih Tua

9. Sikap Hormat Terhadap Orang yang Lebih Tua
Dok. Istimewa

Sikap hormat tidak hanya ditunjukkan kepada orangtua, tetapi juga kepada orang-orang yang lebih tua. Anak-anak perlu diajarkan untuk memberikan salam dan menunjukkan rasa hormat kepada kakek-nenek, guru, dan orang dewasa lainnya. Ini membantu membentuk karakter yang menghargai pengalaman dan pengetahuan orang yang lebih tua.

10. Tidak Menunjuk dan Menatap Seseorang Secara Berlebihan

Menunjuk dan menatap seseorang secara berlebihan dianggap tidak sopan. Anak-anak perlu diberi tahu bahwa ini adalah tindakan yang kasar dan perlu dihindari.

Memberikan contoh bahwa menunjuk dengan seluruh jari adalah cara yang lebih sopan dan mengajarkan anak untuk menghormati ruang pribadi orang lain.

11. Tidak Menyela Percakapan Orang Dewasa

Anak-anak perlu belajar untuk tidak menyela percakapan orang dewasa, kecuali dalam keadaan darurat.

Ini adalah pelajaran yang seringkali sulit untuk dipahami oleh anak-anak yang mungkin ingin berbicara begitu mereka memiliki sesuatu yang ingin diungkapkan.

Menggunakan pengingat visual, seperti tongkat bicara, dapat membantu anak-anak untuk belajar menunggu giliran dan menghormati orang lain yang sedang berbicara.

12. Jangan Menghina Fisik Orang Lain

12. Jangan Menghina Fisik Orang Lain
© 2023 merdeka.com

Memberi komentar negatif terhadap penampilan fisik orang lain adalah perilaku yang tidak sopan. Anak-anak perlu diajarkan untuk tidak menghina atau menyentuh aspek fisik seseorang secara negatif. Mengajarkan nilai-nilai positif tentang keberagaman dan menghormati perbedaan orang lain adalah kunci untuk membentuk kepribadian yang baik.

13. Berlatih Menyapa dengan Benar

13. Berlatih Menyapa dengan Benar
Dok. Istimewa

Menyapa orang dengan benar adalah keterampilan sosial yang penting. Mengajarkan anak untuk menatap mata lawan bicara, menghadap mereka secara langsung, dan memberikan jabat tangan saat bertemu adalah langkah penting dalam membentuk tata krama yang baik. Berlatih keterampilan ini melalui permainan peran dapat membuatnya lebih menyenangkan dan mudah dipahami oleh anak.

14. Menawarkan Bantuan pada Orang Lain

Mengajarkan anak untuk menawarkan bantuan pada orang lain adalah tindakan yang menciptakan sikap peduli terhadap sesama. Mereka dapat diajarkan untuk membantu membawakan barang berat, mendukung lansia saat menyeberang jalan, atau memberikan pertolongan pada teman yang sedang membutuhkan. Ini adalah langkah untuk mengembangkan inisiatif, empati, dan pemikiran kritis pada anak.

15. Tidak Main Gadget di Waktu Berkumpul

15. Tidak Main Gadget di Waktu Berkumpul
© 2023 merdeka.com

Tata krama dasar yang penting adalah tidak bermain gadget saat berkumpul atau makan bersama.

Hal ini menunjukkan penghargaan terhadap keberadaan setiap orang yang hadir dan menciptakan waktu berkumpul yang lebih bermakna.

Membiasakan anak untuk fokus pada interaksi sosial tanpa gangguan gadget membantu mereka mengasah kemampuan komunikasi dan membangun hubungan yang kuat dengan orang di sekitarnya.

16. Mengingat Nama Orang

16. Mengingat Nama Orang
© 2023 merdeka.com

Mengajarkan anak untuk mengingat nama orang lain adalah tindakan sederhana yang menunjukkan rasa penghargaan. Mereka dapat diajarkan untuk mengenali nama keluarga, kerabat, dan teman dengan menyebutkannya secara benar saat bertemu. Ini adalah cara kecil yang dapat membuat orang merasa dihargai dan dikenali.

Dalam menanamkan semua nilai tata krama di atas, penting bagi orangtua untuk memberikan contoh positif dan mendukung anak dalam memahami makna di balik setiap tindakan sopan.

Dalam menanamkan semua nilai tata krama di atas, penting bagi orangtua untuk memberikan contoh positif dan mendukung anak dalam memahami makna di balik setiap tindakan sopan.
© 2023 merdeka.com

Dengan mengajarkan tata krama dasar ini sejak dini, kita membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang ramah, hormat, dan mampu berinteraksi dengan baik dalam berbagai situasi sosial.

Dengan mengajarkan tata krama dasar ini sejak dini, kita membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang ramah, hormat, dan mampu berinteraksi dengan baik dalam berbagai situasi sosial.
© 2023 merdeka.com
Rekomendasi