Makanan Bersantan Memang Menggoda, Tapi Berisiko Sebabkan Darah Tinggi bahkan Asam Lambung Naik

Penting untuk memperhatikan jumlah santan yang dikonsumsi setiap hari karena dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti hipertensi dan asam lambung.

Eka Fadhila K. P.
Oleh Eka Fadhila K. P. - Reporter
Makanan Bersantan Memang Menggoda, Tapi Berisiko Sebabkan Darah Tinggi bahkan Asam Lambung Naik
Makanan Bersantan Berisiko Sebabkan Darah Tinggi (© 2024 https://hesti-myworkofart.blogspot.com/)

Makanan Bersantan Memang Menggoda, Tapi Berisiko Sebabkan Darah Tinggi bahkan Asam Lambung Naik 

Penting untuk memperhatikan jumlah santan yang dikonsumsi setiap hari karena dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi dan gangguan lambung. Berikut adalah penjelasannya.

Kelezatan yang dihasilkan oleh rasa gurih menjadikan santan menjadi bahan utama dalam berbagai masakan,

terutama dalam hidangan-hidangan tradisional Indonesia, guna meningkatkan cita rasa dan tekstur kuah.

Ketersediaan yang melimpah dari pohon kelapa menyebabkan banyak masakan Indonesia, seperti rendang, opor ayam, soto, dan lain sebagainya, menggunakan santan sebagai bahan yang menggugah selera.

Ketergantungan terhadap berbagai hidangan tersebut sering kali membuat seseorang terus mengonsumsinya dalam jumlah yang berlebihan.

Namun, konsumsi santan yang berlebihan justru dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, meskipun pada awalnya diketahui memberikan manfaat bagi kesehatan.

Dilansir dari berbagai sumber pada tanggal 21 Maret 2024, berikut adalah beberapa contoh dampak buruk dari konsumsi santan yang berlebihan.

1. Tekanan Darah Tinggi

<b>1. Tekanan Darah Tinggi</b>
© 2024 liputan6.com

Penggunaan santan dalam jumlah yang tinggi akan menghasilkan lemak jenuh yang dapat membentuk plak di dalam arteri

Akibatnya, arteri dapat mengalami peradangan dan penyempitan, menghambat aliran darah.

Kondisi ini, jika berlangsung dalam jangka waktu yang lama, dapat meningkatkan risiko terjadinya stroke kecil.

2. Penyakit Jantung

<b>2. Penyakit Jantung</b>
© 2024 liputan6.com

Mengonsumsi santan dalam jumlah yang sesuai dapat membantu menjaga kesehatan jantung karena dapat meningkatkan tingkat HDL atau kolesterol baik dalam tubuh.

Namun, jika tidak memperhatikan batasan dalam mengonsumsi santan, dampak yang berkebalikan dapat terjadi.

Konsumsi santan yang berlebihan tidak hanya tidak memberikan manfaat bagi kesehatan jantung, tetapi juga dapat meningkatkan kadar LDL atau kolesterol jahat dalam darah, sehingga meningkatkan risiko terkena penyakit jantung.

3. Asam Lambung Naik

<b>3. Asam Lambung Naik</b>
© 2024 Pinterest/jillcarnahan.com

Individu yang mengalami masalah pada lambung sensitif harus mengawasi seberapa banyak santan yang mereka konsumsi dalam makanan sehari-hari.

Mengapa demikian? Sebab, lemak yang ada dalam santan merupakan jenis lemak yang sulit dicerna dan diolah oleh lambung.

Jika asupannya berlebihan, maka bagi penderita gangguan lambung seperti maag atau GERD, akan mengakibatkan terjadinya perut kembung, bahkan dapat menyebabkan nyeri di ulu hati yang dikenal sebagai heartburn.

Dok. Istimewa
© 2024 liputan6.com/YouTube

4. Diare

Dampak negatif dari konsumsi santan secara berlebihan dapat mengakibatkan terjadinya diare. Kandungan santan mampu meningkatkan volume cairan di dalam saluran pencernaan, yang berpotensi mengganggu proses pembentukan tinja.

5. Naik Berat Badan

<b>5. Naik Berat Badan</b><br>
© 2024 pinterest.com/pocket-lint.com

Kandungan kalori dan lemak dalam santan cenderung tinggi. Oleh karena itu, disarankan bagi individu yang rentan gemuk atau berusaha menjaga berat badan untuk mengurangi asupannya agar menghindari peningkatan berat badan yang berlebihan.

Rekomendasi