Prabowo Targetkan Masalah Sampah Beres pada 2027, Tak Ada Lagi Penumpukan

Presiden Prabowo menautkan pengendalian sampah di Indonesia dengan pariwisata dan lapangan kerja. Ia menyebut tenggat penyelesaian. Simak pernyataannya.

Lizsa Egeham
Oleh Lizsa Egeham - Reporter
Prabowo Targetkan Masalah Sampah Beres pada 2027, Tak Ada Lagi Penumpukan
Prabowo dalam seremoni Akad Massal KPR Rumah Subsidi dan KUR di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). (Liputan6.com/Lizsa Egeham).

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya menuntaskan persoalan sampah di Indonesia. Ia menyatakan pengendalian sampah menjadi prioritas dan diminta berjalan secara menyeluruh.

Menurut Prabowo, seluruh pihak diingatkan untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan indah. Ia menekankan tidak boleh ada lagi penumpukan sampah di berbagai wilayah.

Pernyataan itu ia sampaikan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

Tenggat Akhir 2027 untuk Sampah di Indonesia

Prabowo menetapkan tenggat penyelesaian dan meminta perubahan besar dilakukan dalam waktu dekat. Ia juga menyampaikan optimisme persoalan ini bisa dikendalikan melalui kerja bersama pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

"Sampah harus kita kendalikan. Dan InsyaAllah dalam satu tahun ini, dua tahun ini kita akan bikin perubahan drastis. Kita akan kendalikan sampah. Di akhir 2027 masalah sampah di Indonesia saya minta sudah selesai seluruhnya sekalian," kata Prabowo dalam seremoni Akad Massal KPR Rumah Subsidi dan KUR di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

Ia menilai sinergi lintas tingkat pemerintahan diperlukan agar pengendalian sampah berjalan efektif dan terukur.

Tak Ingin Muncul "Gunung Sampah" di Daerah

Prabowo menekankan pentingnya menjaga lingkungan yang bersih dan estetik. Ia menolak keberadaan timbunan sampah yang mencemari pemandangan di daerah.

"Tidak ada lagi gunung sampah. Ini akan kita capai," ucap Prabowo.

Ia kembali mengingatkan para kepala daerah—tingkat provinsi, kabupaten, dan kota—untuk bertekad membersihkan wilayahnya. Prabowo juga meminta jajaran TNI dan Polri ikut menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari harga diri bangsa.

"Selain tidak sehat untuk kita, tidak bagus untuk harga diri kita. Kita harus bertekad membersihkan semua kota kita. Membersihkan semua kali kita. Membersihkan semua sungai kita," jelas Prabowo.

Dikaitkan dengan Pariwisata dan Lapangan Kerja

Dalam keterangannya, Prabowo mengaitkan penanganan sampah dengan daya tarik pariwisata yang memiliki peran besar dalam penciptaan lapangan kerja.

"Kita juga perlu hidup dalam alam yang indah estetikanya. Karena ini adalah salah satu upaya daya tarik untuk pariwisata," tutur Prabowo.

Ia mengingatkan wisatawan enggan mendatangi destinasi yang kotor, termasuk kota yang kumuh dan pantai yang dipenuhi sampah plastik.

"Pariwisata adalah pencipta lapangan kerja yang sangat besar. Saudara-saudara, tapi wisatawan tidak akan mau datang ke kota yang jorok. Dia tidak akan datang ke pantai penuh plastik dan sampah," sambungnya.
Rekomendasi