Mencukur Rambut Kemaluan Pria? Ini Risiko dan Manfaatnya

Salah satu upaya yang umum dilakukan oleh pria untuk menjaga kebersihan tubuh dan organ reproduksi adalah dengan mencukur rambut kemaluan secara berkala.

Titah Mranani
Oleh Titah Mranani - Reporter
Mencukur Rambut Kemaluan Pria? Ini Risiko dan Manfaatnya
Mencukur Rambut Kemaluan Pria? Ini Risiko dan Manfaatnya (Merdeka.com)

Salah satu upaya yang umum dilakukan oleh pria untuk menjaga kebersihan tubuh dan organ reproduksi adalah dengan mencukur rambut kemaluan secara berkala. Meskipun hal ini dapat dianggap sebagai praktik yang lazim, apakah benar-benar tanpa risiko? Mari kita eksplorasi lebih lanjut.

Tumbuhnya Rambut Kemaluan: Tanda Masa Pubertas

Tumbuhnya Rambut Kemaluan: Tanda Masa Pubertas
Dok. Istimewa

Seiring dengan masa pubertas, pertumbuhan rambut di sekitar organ reproduksi pria menjadi salah satu tanda perkembangan yang alami.

Ketika mencapai usia dewasa, rambut kemaluan ini dapat tumbuh lebat, mendorong beberapa orang untuk memilih mencukurnya secara rutin.

Meskipun sering dikaitkan dengan wanita, praktik ini juga dapat dilakukan oleh pria.

Risiko Mencukur Bulu Kemaluan Pria

Risiko Mencukur Bulu Kemaluan Pria
Dok. Istimewa

Sebelum memutuskan untuk mencukur bulu kemaluan, penting untuk memahami beberapa dampak yang mungkin timbul. Temuan dari studi dapat memberikan bahan pertimbangan yang menarik.

1. Dampak Cedera dan Kecelakaan

1. Dampak Cedera dan Kecelakaan
Dok. Istimewa

Studi dari University of California San Diego pada 2013 menemukan peningkatan kunjungan ke IGD terkait kecelakaan saat mencukur bulu di area selangkangan antara 2002-2010.

Cederanya bervariasi, mulai dari cedera penis akibat pisau cukur, pendarahan skrotum karena penggunaan gunting, hingga risiko fatal seperti fornier's gangrene akibat luka kecil yang memungkinkan bakteri masuk.

Menurut Brian Steixner, direktur Institute of Men's Health di Jersey Urology Group, kulit skrotum memiliki celah yang dapat menjebak banyak bakteri.

Bahkan luka kecil akibat mencukur dapat memicu masuknya bakteri dan menyebabkan kondisi serius seperti selulitis, abses, dan fornier's gangrene.

2. Risiko Infeksi dan Kebersihan

2. Risiko Infeksi dan Kebersihan
© 2023 merdeka.com

Rambut kemaluan memiliki fungsi serupa dengan bulu mata atau rambut hidung, menjebak kotoran dan mikroorganisme berbahaya. Selain itu, folikel tempat tumbuhnya rambut menghasilkan sebum, minyak yang mencegah berkembang biaknya bakteri.

Mencukur bulu kemaluan dapat meningkatkan risiko infeksi, seperti infeksi saluran kemih dan infeksi jamur. Kulit yang teriritasi akibat mencukur juga dapat menyebabkan infeksi kulit seperti selulitis dan folikulitis.

Mencukur bulu kemaluan dapat meningkatkan risiko infeksi, seperti infeksi saluran kemih dan infeksi jamur. Kulit yang teriritasi akibat mencukur juga dapat menyebabkan infeksi kulit seperti selulitis dan folikulitis.
Dok. Istimewa

3. Potensi Penyakit Menular Seksual (PMS)

Mencukur rambut kemaluan juga dapat menyebabkan dermatitis kontak, kondisi di mana kulit menjadi meradang dan memerah setelah kontak dengan iritan atau alergen.

Selain itu, ada efek samping lain seperti rasa gatal yang muncul saat bulu tumbuh kembali dan dapat mengganggu pelepasan feromon, zat kimia yang memicu reaksi seksual alami.

4. Dermatitis Kontak dan Efek Samping Lain

4. Dermatitis Kontak dan Efek Samping Lain
Dok. Istimewa

Mencukur rambut kemaluan juga dapat menyebabkan dermatitis kontak, kondisi di mana kulit menjadi meradang dan memerah setelah kontak dengan iritan atau alergen. Selain itu, ada efek samping lain seperti rasa gatal yang muncul saat bulu tumbuh kembali dan dapat mengganggu pelepasan feromon, zat kimia yang memicu reaksi seksual alami.

Dampak Positif Mencukur Rambut Kemaluan Pria

Dampak Positif Mencukur Rambut Kemaluan Pria
Dok. Istimewa

Meskipun ada risiko yang perlu diperhatikan, beberapa pria melihat dampak positif dari mencukur rambut kemaluan.

1. Meningkatkan Daya Tarik Seksual

1. Meningkatkan Daya Tarik Seksual
Dok. Istimewa

Studi dalam The Journal of Sexual Medicine (2015) menunjukkan bahwa pria cenderung lebih suka mencukur rambut kemaluannya hingga habis dibandingkan wanita. Bagi peserta wanita, mencukur bulu kemaluan membuat mereka merasa lebih bersih, nyaman, diterima di lingkungan pertemanan, dan menarik secara seksual.

2. Menambah Sensasi Hubungan Intim

2. Menambah Sensasi Hubungan Intim
© 2023 merdeka.com

Beberapa orang percaya bahwa menghilangkan rambut kemaluan dapat meningkatkan sensasi saat berhubungan intim. Beberapa penelitian menunjukkan korelasi antara mencukur bulu kemaluan dan peningkatan fungsi seksual.

Panduan Mencukur Bulu Kemaluan Pria

Panduan Mencukur Bulu Kemaluan Pria
© 2023 merdeka.com

Apabila Anda memutuskan untuk mencukur bulu kemaluan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mengurangi risiko dan mendapatkan hasil yang diinginkan.

1. Mencukur: Gunakan pisau cukur bersih dan hindari tekanan berlebihan. Gunakan krim cukur atau gel untuk mengurangi iritasi.

1. Mencukur: Gunakan pisau cukur bersih dan hindari tekanan berlebihan. Gunakan krim cukur atau gel untuk mengurangi iritasi.
Dok. Istimewa

2. Waxing dan Threading: Lakukan di tempat khusus yang aman dan bersih, dengan perhatikan testimonial atau rating dari pelanggan.

3. Trimming: Jika tidak ingin mencukur habis, cukup trim ujung bulu untuk menjaga keteraturan. Jangan potong terlalu dekat dengan kulit.

3. Trimming: Jika tidak ingin mencukur habis, cukup trim ujung bulu untuk menjaga keteraturan. Jangan potong terlalu dekat dengan kulit.
Dok. Istimewa

Sebelum memutuskan, pertimbangkan baik dampak negatif maupun positif, dan pastikan untuk mengikuti langkah-langkah yang tepat sesuai pilihan Anda.

Sebelum memutuskan, pertimbangkan baik dampak negatif maupun positif, dan pastikan untuk mengikuti langkah-langkah yang tepat sesuai pilihan Anda.
Dok. Istimewa

Setiap individu memiliki preferensi dan kenyamanan masing-masing dalam merawat rambut kemaluan mereka.

Rekomendasi