Pesan Komisi III ke Kapolri Suyudi, Benahi Pejabat Polri Arogan

Komisi III DPR menemui Kapolri Suyudi Ario Seto di Jakarta. Mereka mendukung pembenahan Polri dan menyoroti pejabat arogan. Ini harapan yang disampaikan.

Devira Prastiwi
Oleh Devira Prastiwi - Reporter
Pesan Komisi III ke Kapolri Suyudi, Benahi Pejabat Polri Arogan
Komisi III dpr mengunjungi kediaman kapolri jenderal suyudi ario seto. (istimewa).

Komisi III DPR menyatakan dukungan kepada Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto untuk mempercepat pembenahan institusi Polri. Dukungan itu disampaikan saat kunjungan ke kediaman Kapolri di Jakarta, Sabtu (3/10).

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman menyebut pihaknya juga meminta perbaikan di internal, khususnya terkait keluhan adanya oknum pejabat yang bersikap arogan. Dalam pertemuan tersebut, Kapolri turut menegaskan komitmen pada konsep polisi sahabat masyarakat.

"Pak Kapolri mempertegas komitmen untuk memaksimalkan konsep polisi sahabat masyarakat. Sementara, seluruh anggota Komisi III menyampaikan dukungan kepada Pak Kapolri untuk membenahi institusi. Sebagian juga menyampaikan keluhan adanya oknum pejabat Polri yang arogan dan meminta hal tersebut diperbaiki," kata Habiburokhman kepada wartawan, Sabtu (3/10).

Habiburokhman menambahkan, kunjungan ini merupakan tradisi rutin yang dilakukan setiap ada pergantian Kapolri. Dalam kesempatan itu, Kapolri juga memperkenalkan keluarganya kepada para anggota Komisi III.

"Ini tradisi yang terus kami lakukan setiap pergantian Kapolri. Dalam kesempatan itu Pak Kapolri memperkenalkan keluarganya," ujar dia.

Harapan Komisi III untuk Kapolri Suyudi Ario Seto

Jajaran Komisi III DPR yang dipimpin Habiburokhman bersilaturahmi dengan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. Hadir pula Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Nazaruddin Dek Gam. Pertemuan ini disebut sebagai bagian dari penguatan sinergi dengan mitra kerja.

Anggota Komisi III DPR Aboe Bakar Alhabsyi menyampaikan harapannya agar kepemimpinan Kapolri memperkuat pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas. Ia mencontohkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk pengalaman saat Jenderal Suyudi memimpin Polda Banten dengan inisiatif Polisi Peduli Pengangguran (Poliran).

"Kami berharap semangat menghadirkan Polri yang humanis dan dekat dengan masyarakat dapat terus diperkuat di bawah kepemimpinan Jenderal Suyudi. Program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti perhatian terhadap persoalan pengangguran, tentu sangat baik apabila dapat terus dikembangkan dalam skala yang lebih luas," ujar Aboe dalam keterangannya, Sabtu (3/10).

Aboe juga mendorong lahirnya berbagai inovasi pelayanan publik yang selain menekankan penegakan hukum, turut membangun kedekatan emosional antara polisi dan masyarakat.

"Harapan kami, Polri ke depan semakin hadir sebagai bagian dari solusi atas persoalan masyarakat. Pendekatan yang humanis, pelayanan yang dekat, serta program yang memberikan manfaat nyata akan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat kepada institusi kepolisian," kata dia.

Dalam kesempatan itu, Aboe memberi apresiasi terhadap sisi humanis Kapolri yang terlihat pada momen pelantikan, ketika Jenderal Suyudi bersimpuh di hadapan ibundanya.

"Kami melihat kepemimpinan bukan hanya soal jabatan dan kewenangan, tetapi juga tentang nilai, keteladanan dan bagaimana seorang pemimpin membawa pesan moral dalam menjalankan amanah. Kami berharap nilai-nilai tersebut terus menjadi bagian dari kepemimpinan Jenderal Suyudi di Polri," tutur Aboe.

Ia menambahkan pentingnya dukungan keluarga bagi Kapolri dalam menjalankan amanah.

"Kami berharap dukungan keluarga, terutama pasangan dan orang-orang terdekat, terus menjadi sumber kekuatan dan ruang diskusi bagi Kapolri dalam menjalankan amanah. Kepemimpinan yang kuat tentu membutuhkan nilai-nilai keluarga, keteladanan dan dukungan moral yang kokoh," ucap dia.

Aboe menekankan bahwa silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dan sinergi yang lebih erat antara Komisi III DPR RI dan Polri.

"Komisi III tentu berharap hubungan kelembagaan dengan Polri semakin solid. Sinergi yang baik antara parlemen dan kepolisian sangat penting untuk bersama-sama menjaga keamanan, menegakkan hukum, sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang terbaik," terang dia.

Komisi III juga menyatakan kesiapan untuk terus berkomunikasi secara konstruktif dengan jajaran Polri dalam menjalankan fungsi pengawasan dan mendukung agenda pembenahan.

"Kami ingin sinergi ini terus berjalan secara konstruktif. Komisi III siap menjadi mitra kerja yang memberikan dukungan sekaligus menjalankan fungsi pengawasan secara bertanggung jawab, agar Polri semakin profesional, humanis dan semakin dipercaya masyarakat," pungkas Aboe.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan, diakhiri dengan makan siang bersama.

Rekomendasi