Bagaimana Sih Sebenarnya Cara Membedakan Buah dan Sayur?

Beberapa sayur dan buah sering tertukar di antara keduanya. Lalu sebenarnya bagaimana cara membedakan buah dan sayur?

Rizky Wahyu Permana
Oleh Rizky Wahyu Permana - Reporter
Bagaimana Sih Sebenarnya Cara Membedakan Buah dan Sayur?
Bagaimana Sih Sebenarnya Cara Membedakan Buah dan Sayur? (Merdeka.com)

Beberapa sayur sering kita sebut sebagai buah dan beberapa buah sering kita sebut sebagai sayur. Kok bisa?

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Banyak orang membedakan buah dan sayur dari cara pengolahannya. Sayur cenderung dikonsumsi dengan cara dimasak terlebih dahulu baik direbus, dikukus, ditumis, dan lain sebagainya, namun buah lebih banyak dikonsumsi secara langsung.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Namun pada kehidupan sehari-hari kadang kita kerap tertukar antara buah dan sayur, misalnya pada mentimun atau tomat. Lalu sebenarnya apa sih perbedaan antara buah dan sayur?

Dilansir dari Healthline, Buah dan sayuran bisa diklasifikasikan dari sudut pandang botani dan kuliner. Secara botani, buah dan sayuran diklasifikasikan berdasarkan bagian mana dari tanaman mereka berasal.

Buah berkembang dari bunga tanaman, sedangkan bagian lain dari tanaman tersebut dikategorikan sebagai sayuran. Buah mengandung biji, sedangkan sayuran dapat terdiri dari akar, batang, dan daun.

Dari segi kuliner, buah dan sayuran diklasifikasikan berdasarkan rasa. Buah umumnya memiliki rasa manis atau asam. Sayuran memiliki rasa yang lebih ringan atau gurih dan biasanya dimakan sebagai bagian dari hidangan samping atau hidangan utama.

Dari segi kuliner, buah dan sayuran diklasifikasikan berdasarkan rasa. Buah umumnya memiliki rasa manis atau asam. Sayuran memiliki rasa yang lebih ringan atau gurih dan biasanya dimakan sebagai bagian dari hidangan samping atau hidangan utama.
Dok. Istimewa

Buah yang Sering Keliru dengan Sayuran

Buah yang Sering Keliru dengan Sayuran
Dok. Istimewa

Kita biasanya sudah diajari mengenai mana tanaman yang buah dan mana yang sayur. Namun, ada beberapa tanaman yang sebenarnya adalah buah secara teknis, meskipun sering diklasifikasikan sebagai sayuran karena rasa mereka.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Tomat adalah contoh yang paling terkenal dan kontroversial dalam hal ini. Pada tahun 1893, Mahkamah Agung Amerika Serikat memutuskan bahwa tomat seharusnya diklasifikasikan sebagai sayuran daripada buah dalam peraturan bea cukai AS.

Secara botani, tomat memenuhi definisi buah. Namun, mereka masih sering disebut sebagai sayuran karena profil rasanya.

Beberapa contoh umum buah yang sering keliru dengan sayuran meliputi:



Labu musim dingin

Alpukat

Mentimun

Paprika

Terong

Zaitun

Labu

Polong-polongan

Zucchini

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Buah dan sayuran memiliki banyak kesamaan dari segi nutrisi. Keduanya kaya serat serta vitamin, mineral, antioksidan, dan senyawa tumbuhan. Buah dan sayuran juga secara alami rendah sodium dan lemak.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Kandungan air juga sangat bervariasi. Sayuran berdaun mungkin terdiri dari 84-95 persen air, sedangkan buah sedikit lebih rendah, antara 61-89 persen air.

Buah cenderung memiliki kandungan gula alami dan kalori yang lebih tinggi dibandingkan dengan sebagian besar jenis sayuran.

Buah cenderung memiliki kandungan gula alami dan kalori yang lebih tinggi dibandingkan dengan sebagian besar jenis sayuran.
Dok. Istimewa

Dibandingkan dengan sayuran, beberapa jenis buah juga mungkin mengandung lebih banyak serat per gram.

Buah memiliki kandungan gula dan kalori yang lebih tinggi dibandingkan dengan sayuran, tetapi baik buah maupun sayuran kaya serat, vitamin, mineral, dan antioksidan. Jenis tertentu buah dan sayuran memberikan nutrisi yang berbeda.

Buah memiliki kandungan gula dan kalori yang lebih tinggi dibandingkan dengan sayuran, tetapi baik buah maupun sayuran kaya serat, vitamin, mineral, dan antioksidan. Jenis tertentu buah dan sayuran memberikan nutrisi yang berbeda.
Dok. Istimewa
Rekomendasi