Jambret Seret dan Tusuk Siswa SMP Ditangkap, Ternyata Anak di Bawah Umur

Polisi memastikan proses hukum terhadap MR tetap berjalan meski pelaku masih berusia 15 tahun.

irwanto
Oleh irwanto - Reporter
Jambret Seret dan Tusuk Siswa SMP Ditangkap, Ternyata Anak di Bawah Umur
Tampang Jambret Penusuk Siswa SMP di Palembang

Polisi menangkap satu dari dua pelaku penjambretan yang menyebabkan seorang siswa SMP berinisial MA (14) mengalami luka serius setelah diseret dan ditusuk di Palembang. Satu pelaku lainnya hingga kini masih dalam pengejaran.

Pelaku yang ditangkap berinisial MR (15). Ia diamankan di kediamannya di kawasan Lawang Kidul, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, tanpa perlawanan.

"Benar, satu dari dua pelaku jambret sudah ditangkap. Dia mengakui perbuatannya," kata Kasatreskrim Polrestabes Palembang AKBP Musa Jedi Permana, Kamis (30/7/2026).

Dari hasil pemeriksaan awal, MR diduga berperan merampas telepon genggam korban sekaligus menusukkan pisau ke kepala MA. Sementara itu, pelaku lainnya bertindak sebagai pengendara sepeda motor yang menyeret korban saat berusaha mempertahankan ponselnya.

"Keterangan tersangka kita dalami lagi," ujar Musa.

Polisi memastikan proses hukum terhadap MR tetap berjalan meski pelaku masih berusia 15 tahun. Penanganan perkara dilakukan mengacu pada ketentuan dalam Sistem Peradilan Pidana Anak.

"Kami pastikan proses hukum berjalan profesional. Walaupun masih anak-anak akan dijerat hukum," tegas Musa.

Peristiwa penjambretan itu terjadi di kawasan Kemuning, Palembang, Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, korban sedang bermain telepon genggam di depan rumah ketika didatangi dua pelaku yang mengendarai sepeda motor.

Korban sempat mempertahankan ponselnya sehingga terseret sekitar 10 meter. Saat berteriak meminta pertolongan, salah satu pelaku menusukkan pisau ke kepala korban sebelum akhirnya membawa kabur telepon genggam Poco X7 milik MA.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tusuk di kepala dan luka lecet di sejumlah bagian tubuh. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, sementara polisi masih memburu pelaku lainnya.

Rekomendasi