Kolesterol tinggi masih menjadi isu yang serius bagi banyak orang dewasa. Data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat menunjukkan bahwa sekitar 10% orang berusia 20 tahun ke atas mengalami masalah kolesterol tinggi (hiperlipidemia). Seperti yang diungkapkan oleh American Heart Association, kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, yang dapat berakibat fatal.
Namun, ada sebagian orang yang berhasil mengelola dan menurunkan kadar kolesterol mereka dengan menerapkan pola makan sehat yang berfokus pada konsumsi makanan fungsional. Salah satu pilihan menarik bagi mereka adalah apel, yang dapat dianggap sebagai "makanan sebagai obat".Siapa yang tidak mengenal apel?
Buah ini telah menjadi favorit di kalangan banyak orang. Menariknya, rata-rata setiap orang mengonsumsi sekitar 6,6 kg apel setiap tahunnya dalam berbagai olahan. Apel kaya akan berbagai nutrisi yang menjadikannya camilan sehat bagi jantung. Salah satu komponen penting dalam apel adalah pektin, sejenis serat yang berpotensi membantu menurunkan kadar kolesterol.
Mengapa hal ini terjadi? Menurut Klinik Cleveland, pektin berperan dalam mengeluarkan kolesterol dari tubuh, sehingga dapat membantu menjaga kesehatan jantung, simak ulasan lengkapnya yang dilansir Merdeka.com dari berbagai sumber, Senin(3/2/2025).
Advertisement
Manfaat Kesehatan yang Terkandung dalam Pektin
Penting untuk memahami peran pektin dalam menurunkan kolesterol dengan mengetahui jenis serat yang dimilikinya. WebMD menyebutkan bahwa pektin termasuk dalam kategori serat larut, yang berfungsi untuk mengatasi kecenderungan kolesterol LDL, yang dikenal sebagai kolesterol "jahat", untuk menyumbat arteri.
Meskipun pektin yang terdapat dalam apel tidak cukup kuat untuk sepenuhnya membersihkan kolesterol dari arteri, ia tetap dapat berkontribusi pada pola makan yang sehat untuk jantung secara keseluruhan.
Menurut informasi yang dihimpun dari Health Digest, untuk memahami lebih dalam mengenai pektin, kita dapat merujuk pada sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2016 yang dipublikasikan dalam Biomedicine and Pharmacotherapy.
Walaupun penelitian ini dilakukan pada hewan percobaan, hasilnya memberikan gambaran mengenai potensi pektin apel sebagai nutrisi yang dapat membantu menurunkan kolesterol. Setelah diberikan pektin apel, kadar kolesterol LDL dan total kolesterol pada tikus obesitas mengalami penurunan yang signifikan.
Temuan serupa juga ditemukan dalam sebuah uji coba yang dilakukan pada manusia yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition pada tahun 2020.
Dalam penelitian ini, orang dewasa dengan kadar kolesterol sedikit tinggi diminta untuk mengonsumsi dua apel setiap hari dibandingkan dengan kelompok yang mengonsumsi minuman plasebo selama delapan minggu.
Hasilnya menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi apel mengalami penurunan kadar kolesterol LDL. Para peneliti menyoroti pektin sebagai salah satu mekanisme nutrisi utama yang berkontribusi terhadap efek penurunan kolesterol tersebut.
Advertisement
Makan Apel Setiap Hari dapat Membantu Menurunkan Kadar Kolesterol
Secara keseluruhan, tampaknya apel memiliki pengaruh terhadap kadar kolesterol pada orang dewasa. Meskipun apel tidak dapat sepenuhnya menormalkan kadar kolesterol yang tinggi, buah ini mungkin memberikan sedikit manfaat.
Bagi wanita yang telah mengalami menopause dan ingin mengendalikan kolesterol yang meningkat, yang merupakan hal umum setelah menopause, ada kabar baik. Setidaknya satu penelitian menunjukkan bahwa apel dapat bermanfaat bagi wanita pascamenopause.
Penelitian yang diterbitkan pada tahun 2012 dalam Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics ini meneliti dampak konsumsi 75 gram apel kering setiap hari pada 160 wanita pascamenopause.
Selama satu tahun, para peneliti memantau beberapa biomarker dari partisipan yang terlibat. Setelah tiga bulan, wanita yang mengonsumsi apel kering setiap hari berhasil menurunkan kolesterol total mereka hingga 9% dan kolesterol LDL hingga 16%.
Dalam enam bulan, penurunan tersebut meningkat menjadi 13% dan 24%, menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi apel dan penurunan kadar kolesterol.