6 Hal yang Bisa Menyebabkan Air Mani dan Sperma Menjadi Encer

Kondisi sperma yang bisa terlihat langsung adalah berupa produksi yang terlalu sedikit atau juga karena kondisinya yang encer. Sperma yang encer dan terlalu berair ini bisa terjadi karena sejumlah hal.

Rizky Wahyu Permana
Oleh Rizky Wahyu Permana - Reporter
6 Hal yang Bisa Menyebabkan Air Mani dan Sperma Menjadi Encer
Ilustrasi sperma. ©shutterstock.com/Michelangelus

Kesuburan pria bisa sangat ditentukan oleh kondisi air mani atau spermanya. Kondisi sperma yang tidak sehat bisa membuat pria menjadi sulit untuk memiliki keturunan.

Kondisi ini biasanya bisa diketahui setelah melakukan sejumlah pemeriksaan sperma di laboratorium. Walau begitu, tidak menutup kemungkinan bahwa kondisi sperma ini juga bisa tampak secara kasat mata.

Kondisi sperma yang bisa terlihat langsung adalah berupa produksi yang terlalu sedikit atau juga karena kondisinya yang encer. Sperma yang encer dan terlalu berair ini bisa terjadi karena sejumlah hal.

Kondisi ini sebenarnya bisa saja terjadi, walau begitu, ketika kondisi ini terjadi Dilansir dari Boldsky, berikut sejumlah hal yang menyebabkan air mani atau sperma terlalu encer.

1. Makanan yang Dikonsumsi

Konsumsi makanan bisa sangat mempengaruhi berbagai kondisi kita termasuk pada sperma. Ketika kamu kurang mengonsumsi makanan yang mengandung protein, besar kemungkinan sperma yang keluar akan menjadi encer.

2. Infeksi Kesehatan Tertentu

Kondisi kesehatan seorang pria bisa sangat mempengaruhi bagaimana keluarnya sperma nanti. Pada saat seseorang mengalami infeksi prostat atau saat mengosumsi obat-obatan tertentu, sperma yang keluar bisa menjadi encer.

3. Adanya Penyumbatan

Adanya penyumbatan pada bagian vesikula seminalis, bisa menyebabkan sperma yang diproduksi menjadi lebih encer. Vesikula seminalis sendiri adalah pasangan kelenjar yang terletak di bagian belakang-bawah kantung kemih dari pria.

4. Terlalu Sering Ejakulasi

Ejakulasi yang terlalu sering atau dengan jarak yang terlalu dekat bisa menyebabkan produksi sperma tidak optimal. Sperma yang sehat dan subur biasanya memiliki jarak 2 hingga 5 hari dari terakhir kali dikeluarkan.

5. Pakaian yang Digunakan

Pakaian yang digunakan ternyata juga bisa mempengaruhi kondisi sperma. Penggunaan pakaian terutama celana yang terlalu ketat dan panas bisa membuat produksi sperma mejadi lebih encer.

6. Dehidrasi

Dehidrasi merupakan kondisi yang bisa mempengaruhi berbagai hal dalam hidup kita. Kondisi ini ternyata juga bisa mempengaruhi produksi sperma menjadi lebih encer dan berair.

Sejumlah hal tersebut penting diperhatikan oleh pria untuk mencegah masalah ketidaksuburan. Kondisi sperma yang terlalu encer dan berair ini tidak optimal jika pria ingin memiliki keturunan.

Rekomendasi