Orang Tua Kurang Edukasi, Masalah Gizi Buruk Masih Mengancam Anak Indonesia

Minggu, 3 Februari 2019 09:07 Reporter : Rizky Wahyu Permana
Orang Tua Kurang Edukasi, Masalah Gizi Buruk Masih Mengancam Anak Indonesia Ilustrasi bayi makan. ©Shutterstock.com/gresei

Merdeka.com - Hingga saat ini, masih banyak orang tua di Indonesia yang cukup sembrono dalam memberi makanan pada anaknya. Hal ini dibuktikan oleh Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, yang mencantumkan angka masalah gizi balita mencapai 17,6 persen.

Sebanyak 13,8 persen mengalami kurang gizi dan 3,9 persennya terkena gizi buruk. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya edukasi. Terutama terkait asupan gizi berkualitas sehari-hari.

"Adanya gizi buruk berawal dari masalah pendidikan orang tua. Masih banyak yang tidak tahu kalau susu kental manis (SKM) itu bukanlah susu formula. Kandungan gulanya sangat banyak," kata Arif Hidayat, Ketua Umum Koalisi Perlindungan Kesehatan Masyarakat Opmas (Kopmas).

Pemberian SKM pada balita masih banyak ditemui di kawasan Jawa Barat, seperti Bandung, Cirebon dan Pandeglang. Koalisi Perlindungan Kesehatan Masyarakat (Kopmas) menemukan fakta bahwa SKM sangat digandrungi masyarakat menengah ke bawah.

SKM dapat dengan mudah ditemukan di warung sekitar. Para ibu juga tergiur dengan iklan SKM yang menampilkan anak-anak sehat dan ceria. Selain itu, harga SKM jauh lebih murah dibandingkan dengan susu formula.

"Mereka bahkan gak mampu beli bedak dan minyak telon, apalagi susu formula. Ibu-ibu juga belum teredukasi. Walau sudah diberi pemaparan oleh kader, mereka tetap lebih percaya omongan tetangga," kata Yuli Supriati, Wakil Ketua Kopmas.

Kurang adanya edukasi yang tepat ini menyebabkan anak tidak mampu tumbuh secara optimal. Selain stunting, banyak bayi yang terancam risiko lumpuh akibat panas tinggi yang menyerang di usia dua bulan.

Masalah juga kerap kali bertambah kompleks karena adanya kesulitan dari orang tua. Sebagian besar anak tersebut tak memiliki BPJS sehingga tak dapat mengakses rumah sakit.

Reporter: Annisa Mutiara Asharini
Sumber: Dream.co.id [RWP]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini