Kanker Ginjal Tak Selalu Harus Diangkat, Teknologi Partial Nephrectomy Bisa Jadi Solusi
Perkembangan teknologi bedah memungkinkan dokter hanya mengangkat bagian ginjal yang terkena kanker.
Partial Nephrectomy barangkali bisa dijadikan opsi metode operasi kanker ginjal. Perkembangan teknologi bedah memungkinkan dokter hanya mengangkat bagian ginjal yang terkena kanker, sementara jaringan sehatnya tetap dipertahankan. Nah, metode ini disebut partial nephrectomy.
“Kalau cuma satu bahagian ginjal yang ada tumor, kita hanya buang bagian itu saja. Sisanya kita pertahankan supaya nefron-nefron yang masih sehat boleh terus berfungsi,” ujar Dokter konsultan urologi di Hospital Picaso, Petaling Jaya, Malaysia, Dr. Badrulhisham Bahadzor, Selasa (25/11).
Langkah ini tentu saja hanya bisa dilakukan pada penderita kanker ginjal stadium awal, khususnya pada stadium satu dan dua. Tak hanya untuk tumor kecil, Partial Nephrectomy juga bisa dilakukan pada tumor berukuran sedang.
Umumnya, tumor dengan diameter di bawah 7 sentimeter masih memungkinkan untuk ditangani dengan teknik ini, bahkan dalam beberapa situasi tertentu, tumor yang lebih besar pun masih bisa dipertimbangkan.
“Kebanyakan pas bawah tujuh sentimeter. Tapi ada juga kes-kes tertentu yang lebih besar, pernah sampai lapan sentimeter, kita masih boleh lakukan,” tambahnya.
Kasus Angkat Ginjal
Meski demikian, tidak semua pasien kanker ginjal dapat menjalani Partial Nephrectomy. Dalam kondisi tertentu, pengangkatan ginjal secara utuh (radical nephrectomy) tetap menjadi pilihan paling aman.
Badrul menjelaskan, ginjal perlu diangkat sepenuhnya apabila ukuran tumor sudah terlalu besar atau telah menyebar ke pembuluh darah.
“Kalau tumornya sudah terlalu besar, sampai sembilan sentimeter misalnya, dan jaringan sehat yang tinggal sangat sedikit, lebih baik buang seluruh ginjal karena fungsinya sudah tak lagi bermakna,” jelasnya.
Ia juga menyebut, jika sel kanker sudah menjalar ke pembuluh darah besar di sekitar ginjal, maka pengangkatan sebagian menjadi tidak memungkinkan karena jaringan pembuluh darah tersebut harus ikut ditangani.
Operasi Robotik
Di Hospital Picaso, tindakan Partial Nephrectomy dilakukan menggunakan teknologi bedah robotik untuk meningkatkan tingkat presisi dan mengurangi risiko kerusakan jaringan sehat.
Berbeda dengan metode operasi terbuka konvensional, teknologi ini memungkinkan dokter bekerja lebih detail pada area sempit di sekitar ginjal.
“Kita gunakan robotic surgery. Dengan teknologi ini, pergerakan lebih halus dan kita bisa jaga bahagian ginjal yang sehat dengan lebih baik,” ujar Badrul.
Ia menambahkan, pasien yang menjalani prosedur ini tidak hanya berasal dari Malaysia, tetapi juga dari Indonesia yang datang untuk mendapatkan opini kedua maupun tindakan medis langsung.