Forum Cinta Damai Kota Kediri, sebuah gabungan dari berbagai elemen masyarakat di Jawa Timur, secara tegas menyerukan persatuan bangsa dan menjaga kedamaian. Seruan ini disampaikan sebagai respons atas tragedi meninggalnya seorang driver ojek daring di Jakarta dan komitmen untuk menjaga kondusifitas wilayah.
Pada Sabtu (30/8), bertempat di Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, para perwakilan forum ini membacakan ikrar bersama. Mereka menyatakan sikap duka mendalam sekaligus mendorong penegakan hukum yang adil dan transparan atas insiden yang menimpa Affan Kurniawan.
Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan bahwa situasi damai di Kota Kediri tetap terjaga, sekaligus menegaskan pentingnya semangat persaudaraan dan solidaritas. Forum ini berharap seluruh pihak dapat bekerja sama demi terciptanya keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Ketua Forum Cinta Damai Kota Kediri, M. Akson Nul Huda, menjelaskan bahwa aliansi ini sepakat untuk berikrar dan menyatakan sikap bersama dalam bingkai persatuan.
Mereka mengungkapkan rasa duka cita atas meninggalnya Affan Kurniawan, seorang driver ojek daring, yang menjadi korban tabrakan kendaraan rantis Brimob Polri di Jakarta.
Pihak forum menyampaikan doa dan rasa duka yang mendalam kepada almarhum serta keluarga besar ojek online, dengan harapan diberikan kekuatan dan ketabahan.
Tragedi ini menjadi salah satu pemicu utama bagi Forum Cinta Damai Kediri untuk menyuarakan pentingnya keadilan dan penegakan hukum yang transparan.
Isi ikrar yang dibacakan bersama oleh seluruh elemen masyarakat tersebut menyerukan agar peristiwa yang menimpa Affan Kurniawan dapat diusut tuntas.
"Kami mendorong penegakan hukum yang adil, tegas, dan transparan atas tragedi tersebut," tegas M. Akson Nul Huda.
Advertisement
Forum Cinta Damai Kota Kediri juga mengajak seluruh masyarakat, aparat keamanan, dan pemerintah Kota Kediri untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan.
Mereka menegaskan pentingnya semangat persaudaraan, solidaritas, dan perdamaian agar Kota Kediri tetap cinta damai, aman, dan kondusif.
Elemen yang tergabung dalam forum ini antara lain Pemuda Pancasila (PP), Perguruan Pencak Silat Pagar Nusa, PSHT, Gerakan Aksi Silat Muslim Indonesia (GASMI), Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Ikatan Pemuda Kediri (IPK), Sri Aji Joyoboyo, dan organisasi kemasyarakatan lainnya.
Advertisement
Dukungan terhadap seruan damai ini juga datang dari kalangan ulama, khususnya Ketua Umum Gerakan Aksi Silat Muslimin Indonesia (GASMI) Pusat Lirboyo Kediri, K.H. Badrul Zainal Abidin.
Gus Bidin, sapaan akrabnya, turut menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya driver ojek daring tersebut.
Keponakan dari ulama kharismatik Pesantren Lirboyo, Gus Maksum Jauhari ini, mengajak semua pihak untuk menjaga situasi kondusif serta keamanan di wilayah Kediri.
Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan secara umum di tingkat nasional, khususnya di Kota dan Kabupaten Kediri.
Gus Bidin berharap agar Kediri tetap aman, kondusif, dan terhindar dari berbagai musibah serta tragedi.
"Kami ikut berbela sungkawa, semoga amal ibadah diterima, keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan," ujarnya, menegaskan solidaritas.
Advertisement
Lebih lanjut, Gus Bidin menambahkan bahwa ia bersama seluruh rekan-rekan aliansi sangat mendukung terciptanya situasi yang kondusif, kenyamanan, dan keamanan di Kota Kediri.
Komitmen ini menunjukkan sinergi antara elemen masyarakat dan tokoh agama dalam menjaga stabilitas daerah.
Sumber: AntaraNews