Golkar Genjot Komunikasi Digital, Sarmuji Beberkan Faktor Penentu Elektabilitas

Golkar membangun ekosistem digital hingga daerah untuk memperkuat citra dan elektabilitas. Sarmuji menyoroti faktor kunci yang harus dijaga.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi- Reporter
Golkar Genjot Komunikasi Digital, Sarmuji Beberkan Faktor Penentu Elektabilitas
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji. (Liputan6.com/ Ady Anugrahadi)

Partai Golkar membangun ekosistem digital hingga tingkat daerah untuk memperkuat citra partai dan mendorong kenaikan elektabilitas. Langkah ini ditempuh melalui konsolidasi kekuatan media digital, memperluas sebaran informasi, serta menangkal disinformasi yang beredar di masyarakat.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji menekankan bahwa persepsi publik memiliki peran besar dalam menentukan elektabilitas. Ia menyampaikan hal itu usai menghadiri Rakornas Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) serta Seminar dan Lokakarya (Semiloka) Kecerdasan Artifisial (AI) Partai Golkar 2026 di DPP Partai Golkar, Jumat (6/11/2026).

"Elektabilitas partai itu sebenarnya sangat dipengaruhi oleh persepsi, bahkan bisa dikatakan berbanding lurus dengan persepsi. Kalau persepsi masyarakat baik terhadap partai, maka elektabilitas partai akan meningkat," kata Sarmuji.

Menurut dia, partai saat ini memiliki empat wajah yang perlu dijaga: wajah di ranah publik, di akar rumput, dalam pengelolaan organisasi, serta di dunia digital. Aspek terakhir dinilai kian krusial mengingat persepsi masyarakat banyak terbentuk melalui informasi yang beredar di media sosial.

Sarmuji juga menegaskan bahwa penguatan komunikasi digital bukan untuk memoles kinerja yang buruk agar tampak baik. Golkar, kata dia, tetap harus memperbaiki kinerja nyata sekaligus memastikan kerja-kerja partai diketahui publik.

"Kita akan memperbaiki kinerja di dua hal. Satu, kinerja faktual, kita harus membersamai rakyat dalam setiap napas kehidupannya. Yang kedua, kita harus memperbaiki kinerja persepsi dengan cara mengabarkan apa yang sudah kita lakukan terhadap rakyat," ujarnya.

Perbanyak Informasi yang Akurat

Sarmuji menyoroti derasnya arus informasi dan narasi negatif di ruang digital. Ia mengingatkan, informasi yang terus diulang dapat membentuk persepsi seolah-olah menjadi kebenaran, meskipun belum tentu sesuai kenyataan.

Atas dasar itu, Golkar mendorong terbentuknya kekuatan komunikasi digital yang terorganisasi hingga ke struktur partai paling bawah. Tujuannya untuk memperbanyak informasi yang benar sekaligus memberikan gambaran yang lebih objektif mengenai Indonesia dan Partai Golkar.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital yang juga Wakil Ketua Umum Golkar, Meutya Hafid, menyebut Rakornas MPO dan Semiloka AI menjadi bagian dari konsolidasi partai menghadapi era digital. Perwakilan DPD dari berbagai daerah dilibatkan untuk memperkuat ekosistem informasi partai.

"Kalau dulu konsolidasi dilakukan manual, maka hari ini kita bekali bahwa konsolidasi kita akan lakukan dengan setengah-setengah. Jadi ada yang tatap muka langsung, dan ke depan semua akan dilakukan juga secara online," kata Meutya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga melibatkan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dari berbagai DPD. Keberadaan PPID diharapkan memudahkan masyarakat mengakses informasi seputar kegiatan dan aktivitas Partai Golkar dari tingkat pusat hingga daerah.

"Output-nya adalah berbagai informasi aktual, akurat terkait Partai Golkar dari pusat hingga daerah dalam bentuk PPID," ujarnya.

Rekomendasi