Kisah Haru Nenek Beri Sebotol Air dan Roti saat Cucunya Terjebak Semalaman di Sumur Tua

Seorang pemuda di Tuban jatuh ke sumur tua dan terjebak semalaman. Neneknya menolong dengan cara tak biasa sebelum evakuasi dramatis. Ini kronologinya.

Ahmad Adirin
Oleh Ahmad Adirin- Reporter
Kisah Haru Nenek Beri Sebotol Air dan Roti saat Cucunya Terjebak Semalaman di Sumur Tua
Petugas gabungan ketika evakuasi korban di lokasi kejadian. (istimewa)

Seorang pemuda bernama Dedi Arya Pratama (27) jatuh ke sumur tua dan terjebak semalaman di Dusun Penebusan, Desa Kepohagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Keberadaannya terungkap pada Jumat pagi (6/11/2026) ketika suara minta tolong terdengar dari dasar sumur.

Nenek korban, Karniti (75), berinisiatif menurunkan sebotol air minum dan roti menggunakan tali agar sang cucu tetap bertahan sambil menunggu pertolongan datang.

Dedi yang merupakan karyawan PT Pentawira diduga terjatuh pada Kamis (5/11/2026). Kasi Humas Polresta Tuban, IPTU M Iksan, menjelaskan, "Korban duduk di pinggir sumur sambil melihat aktivitas pengecoran jalan di desa setempat," jelas IPTU Iksan.

Sandal jadi Petunjuk

Pada Jumat pagi, Karniti menemukan sandal milik cucunya di sekitar sumur tua yang berjarak kurang lebih 25 meter dari rumahnya.

Merasa curiga, ia memanggil-manggil nama Dedi di sekitar lokasi hingga terdengar balasan dari dasar sumur yang meminta pertolongan. "Saksi setempat memanggil-manggil nama korban di sekitar sumur dan mendengar suara korban meminta tolong di dalam sumur," ungkap IPTU M Iksan.

Di tengah kepanikan, sang nenek meminta bantuan warga. Ia juga memberikan pertolongan awal dengan menurunkan air minum dan roti menggunakan tali. "Nenek korban juga sempat memberikan sebotol air minum dan roti kepada korban yang berada di dasar sumur dengan menggunakan tali," tambah IPTU M Iksan.

Tak lama, keluarga melapor ke kepolisian. Petugas kepolisian bersama tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tuban kemudian tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi.

Korban Lemas

Proses penyelamatan berlangsung dramatis karena lubang sumur yang sempit menyulitkan petugas mengangkat tubuh korban. Meski ada kendala, tim gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi Dedi dalam kondisi masih hidup.

Setelah semalaman di dasar sumur, Dedi ditemukan dalam kondisi lemas dan mengalami sejumlah luka akibat terjatuh.

"Korban berhasil dievakuasi dalam keadaan hidup, namun mengalami kondisi lemas dan terdapat luka pada tubuhnya akibat terjatuh," jelas IPTU Iksan.

Usai dikeluarkan, korban langsung dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis.

Hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara, polisi tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.

Polisi menduga Dedi kehilangan keseimbangan saat duduk di bibir sumur sambil menyaksikan pengecoran jalan desa, sehingga terjatuh ke dalam sumur tua tersebut. "Korban diduga kehilangan keseimbangan ketika duduk di bibir sumur dan terjatuh ke dalam sumur tersebut," tutup IPTU M Iksan.

Rekomendasi