Megawati Soekarnoputri Raih Doctor Honoris Causa ke-11 di Riyadh, Perkuat Rekor Gelar Akademik

Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri tiba di Riyadh, Arab Saudi, untuk menerima gelar Doctor Honoris Causa ke-11 dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University, menambah panjang daftar penghargaan akademik yang telah diraihnya.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Megawati Soekarnoputri Raih Doctor Honoris Causa ke-11 di Riyadh, Perkuat Rekor Gelar Akademik
Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri tiba di Riyadh, Arab Saudi, untuk menerima gelar Doctor Honoris Causa ke-11 dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University, menambah panjang daftar penghargaan akademik yang telah diraihnya. (AntaraNews)

Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri, telah tiba di Riyadh, Arab Saudi, pada Minggu siang waktu setempat. Kedatangannya disambut hangat oleh Duta Besar RI untuk Kerajaan Arab Saudi, Abdul Aziz Ahmad, beserta jajaran. Kehadiran ini menandai momen penting dalam perjalanan akademik dan politik tokoh nasional tersebut.

Megawati tiba di Royal Terminal, King Khalid International Airport, didampingi putranya, M. Prananda Prabowo, dan sang istri, Nancy Prananda. Ia tampak mengenakan batik berwarna coklat, mencerminkan identitas budaya Indonesia di kancah internasional.

Tujuan utama kunjungan Megawati ke Riyadh adalah untuk menghadiri penganugerahan gelar Doctor Honoris Causa (HC) dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University. Penganugerahan bergengsi ini dijadwalkan akan berlangsung keesokan harinya, menambah koleksi gelar kehormatan yang telah dimilikinya.

Anugerah Gelar Kehormatan dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University

Princess Nourah Bint Abdulrahman University di Riyadh akan menganugerahkan gelar Doctor Honoris Causa kepada Megawati Soekarnoputri. Ini akan menjadi gelar DHC ke-11 bagi Ketua Umum PDI Perjuangan tersebut, menunjukkan pengakuan internasional atas kontribusinya.

Puan Maharani, putri Megawati dan Ketua DPR RI, juga telah tiba di Riyadh untuk mendampingi ibundanya dalam acara penting ini. Kehadiran Puan menunjukkan dukungan keluarga dan signifikansi acara tersebut bagi Megawati.

Penganugerahan gelar ini diharapkan dapat mempererat hubungan diplomatik dan akademik antara Indonesia dan Arab Saudi. Megawati dikenal sebagai sosok yang memiliki peran besar dalam politik dan pemerintahan Indonesia selama beberapa dekade.

Deretan Gelar Doctor Honoris Causa Megawati Soekarnoputri

Sebelum anugerah dari Princess Nourah Bint Abdulrahman University, Megawati Soekarnoputri telah menerima sepuluh gelar Doctor Honoris Causa dari berbagai institusi pendidikan terkemuka dunia. Gelar-gelar ini mencakup berbagai bidang ilmu, mulai dari politik hingga kemanusiaan.

Beberapa gelar DHC yang pernah diterima Megawati antara lain dari Waseda University of Tokyo (bidang Politik) pada 2001 dan Moscow State Institute of International Relations (bidang Politik) pada 2003. Ia juga mendapatkan gelar serupa dari Korea Maritime and Ocean University pada 2015.

Di Indonesia, Megawati juga dihormati dengan gelar DHC dari Universitas Padjajaran (2016) dan Universitas Negeri Padang (2017) dalam bidang politik dan pemerintahan. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) juga menganugerahkan gelar DHC kepadanya pada 2018.

Penghargaan internasional lainnya datang dari Mokpo National University (Korea Selatan) pada 2017 dalam bidang Demokrasi Ekonomi, serta Fujian Normal University (Tiongkok) pada 2018 untuk bidang Diplomasi Ekonomi. Gelar kemanusiaan diperoleh dari Soka University Japan pada 2020, dan bidang sosial dari Universiti Tunku Abdul Rahman, Malaysia, pada 2023.

Pengakuan sebagai Profesor Kehormatan

Selain gelar Doctor Honoris Causa, Megawati Soekarnoputri juga telah diakui sebagai profesor kehormatan oleh tiga universitas terkemuka. Pengakuan ini menunjukkan kedalaman pemikiran dan kontribusinya dalam berbagai disiplin ilmu.

Pada tahun 2021, Universitas Pertahanan (Unhan) RI menganugerahkan gelar Profesor Kehormatan dalam Bidang Ilmu Kepemimpinan Strategik. Ini menegaskan perannya dalam pengembangan kepemimpinan strategis di Indonesia.

Seoul Institute of the Arts (SIA) di Korea Selatan juga memberikan gelar Profesor Kehormatan pada 2022 dalam Bidang Ilmu Kebijakan Seni dan Ekonomi Kreatif. Terakhir, Silk Road International University of Tourism and Cultural Heritage di Uzbekistan menganugerahkan gelar serupa pada 2024 dalam Bidang Pariwisata Berkelanjutan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi