Gelar Konferda di Semarang, DPD PDIP Jateng Minta Megawati Gembleng Kader Supaya Menangkan Pemilu 2029

Saat memberi sambutan, ia tak lupa meminta kepada pimpinan partainya serta kader-kader untuk senantiasa mendoakan korban bencana alam di Sumatra.

Danny Adriadhi Utama
Oleh Danny Adriadhi Utama - Reporter
Gelar Konferda di Semarang, DPD PDIP Jateng Minta Megawati Gembleng Kader Supaya Menangkan Pemilu 2029
Gelar Konferda di Semarang, DPD PDIP Jateng Minta Megawati Gembleng Kader Supaya Menangkan Pemilu 2029 (Merdeka.com)

Sebanyak 576 kader PDIP seluruh Jawa Tengah hadiri pelaksanaan konferda DPD PDIP di Semarang, Sabtu (27/12). Dalam acara konferda, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri turut hadir memantau jalannya acara. 

Sekretaris PDIP Jateng, Sumanto menyatakan secara khusus dan memohon arahan dari Ketua Umum PDIP, Megawati untuk memompa semangat dan daya juang supaya dapat kembali bangkit memenangkan kontestasi Pilkada tahun berikutnya. 

"Kami mohon arahan sekaligus gemblengan dari ibu Ketua Umum agar kami dapat memenangkan kembali pemilu tahun berikutnya," kata Sumanto.

Saat memberi sambutan, ia tak lupa meminta kepada pimpinan partainya serta kader-kader untuk senantiasa mendoakan korban bencana alam di Sumatra.

Minta Maaf Tak Menang Pemilu Tahun Lalu

Selanjutnya, untuk para kader yang hadir dalam pelaksanaan konferda kali ini terdapat semua pimpinan, pengurus DPC PDIP di 35 kabupaten/kota termasuk 576 PAC sebagai utusan Konfercab. 

"Kami yang mewakili dari pimpinan pengurus provinsi dan kader PDIP, memohon maaf kepada ibu ketua umum karena tidak bisa memenangkan pemilihan kepala daerah tahun kemarin," ujarnya.

Dalam acara konferda di ballroom Rama Sinta, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri turut hadir memantau jalannya acara. Selain itu Ketua DPP PDIP Puan Maharani, Anggota DPR RI Dyah Pikatan Orissa Hapsari alias Pinka Haprani. Kemudian juga didampingi Ketua DPP PDIP Djarot Saefullah Yusuf, mantan Panglima TNI Andika Perkasa, Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey, serta seluruh pimpinan PDIP di tingkat provinsi, kabupaten/kota, PAC dan ranting-ranting.

Rekomendasi