Kaesang Sebut 'Merdeka' di Video Klarifikasi, PDIP Depok: Itu Sinyal Paling Jelas

Di akhir video, Kaesang mengucap satu kata kunci yang dianggap PDIP adalah sinyal akan bergabung.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kaesang Sebut 'Merdeka' di Video Klarifikasi, PDIP Depok: Itu Sinyal Paling Jelas
Kaesang Pangarep Siap Maju Pilwalkot Depok. ©2023 Merdeka.com

Putra bungsu Presiden Joko Widodo dikaitkan-kaitkan akan bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Padahal sempat beredar fotoKaesang Pangarep terlihat mengenakan kaos Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Pengurus PDIP Depok justru menangkap sinyal Kaesang bergabung dengan partainya. Terlihat dari ungkapan Kaesang di video yang diunggah dalam saluran YouTube Kaesang Pangareb by GK Hebat berjudul 'Klarifikasi, Saya Buka Suara'.

Di akhir video, Kaesang mengucap satu kata kunci yang dianggap PDIP adalah sinyal akan bergabung.

"Sinyal yang paling jelas adalah video itu aja, tapi kan belum konfirmasi. Cuma sinyalnya kan dia bilang ‘Merdeka’ gitu," kata Sekretaris DPC PDIP Depok, Ikravany Hilman, Minggu (11/6).

Ikra menyebut, dalam aturan partainya menginstruksikan dalam satu keluarga haruslah satu partai yang sama. Namun demikian, tetap harus dilakukan kaderisasi dalam tiap keluarga. Saat ini, selain Jokowi, anak dan menantunya sudah tergabung di PDIP. Maka Kaesang diharapkan bisa satu partai dengan keluarganya.

"Masak ayahnya, kakaknya di PDIP, iparnya di PDIP. Ya harapannya sih sama ya (Kaesang masuk) PDIP juga," ujarnya.

Dalam proses kaderisasi, PDIP membentuk badan pendidikan dan latihan (Badiklat) yang didirikan Ganjar Pranowo di awal tahun 2000. Dalam proses kaderisasi di tingkat keluarga diharapkan akan meluas di lingkungan luaar.

"Aturan itu mendorong setiap kader yang sudah ditugaskan bertanggung jawab terhadap pengkaderan di keluarga masing-masing. Jangan sampai tidak bisa mempengaruhi keluarga. Bagaimana mempengaruhi orang lain kalau keluarga saja tidak bisa dipengaruhi," ungkapnya.

Satu Keluarga, Satu Partai

Sinyal kuat yang diberikan Kaesang dalam video tersebut juga disambut oleh PDIP. Ketua DPP PDIP, Puan Maharani sudah menawarkan Kaesang untuk bergabung. Tawaran serupa juga dilontarkan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

"Menurut aturan partai harapannya begitu (satu partai yang sama dalam keluarga). Tapi kalau lihat kan pernyataan Mbak Puan sama Pak Hasto kan menawarkan, (Kaesang ) mau gabung ngga ke PDIP. Artinya aturan ini bukan dalam rangka mengekang hak pribadi orang. Tapi ini adalah perintah pada setiap kader untuk memastikan kaderisasi itu terjadi di keluarganya," ucap Ikra.

Walaupun diberikan tawaran oleh petinggi PDIP, namun Kaesang tetap harus melalui proses pengkaderan sama seperti kakaknya dan ayahnya. Nanti Kaesang akan mengikuti sekolah partai.

"Prosesnya seperti yang disampaikan oleh Sekjen kalau Kaesang bergabung dengan PDIP untuk maju Pilkada, maka dia akan melalui satu proses kaderisasi di sekolah calon kepala daerah seperti kakaknya juga begitu. Jadi ada proses kaderisasi dulu, masuk sekolah partai," ungkapnya.

Ikra menyebut bahwa ada tiga nama kader PDIP yang menonjol saat ini. Ketiganya berasal dari satu keluarga yang sama. Yaitu Jokowi, Gibran dan Bobby. Namun jika nantinya Kaesang memilih partai lain maka pihaknya juga akan melihat dinamika yang terjadi.

"Iya nanti kita lihat dinamikanya. Ya harapannya keluarga ini (satu partai yang sama). Saat ini ada tiga kader PDIP yang menonjol loh. Pak Jokowi, Gibran dan Bobby," tutupnya.

Rekomendasi