Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno menuturkan, akan ada pertemuan lanjutan dengan PDI Perjuangan. Setelah sebelumnya Eddy dan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto melakukan gowes bareng pada Jumat (15/7) pagi. Eddy mengaku akan membawa lebih banyak elite PAN lain. Begitu juga dengan Hasto dan PDI Perjuangan.
"Nantilah kita akan ketemu lagi mungkin nanti sepedaannya akan lebih banyak lagi, temen-temen dari PDIP bersama-sama teman-temen dari PAN," katanya kepada wartawan, Jumat (15/7).
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI ini mengatakan, gowes bareng antara PAN dan PDIP akan dibuatkan agenda reguler. Eddy bilang, gowes ini bukan agenda politik.
"Nanti akan kita bikin gowes reguler antara PDIP dan PAN mungkin juga melibatkan temen-temen lain. Pokoknya ini gowes olahraga enggak ada sangkut paut politiknya," ujar Eddy.
Pertemuan pagi ini, kata Eddy, tidak ada pembicaraan politik khusus. Hanya sebuah pertemuan silahturahmi dua orang sahabat.
"Jadi ada diplomasi gowes di dalamnya. Lebihnya tidak ada yang serius tidak ada yang formal dibahas karena kita hanya membahas isu informal saja," katanya.
Yang dibahas adalah tentang penguatan kelembagaan partai dalam rangka memperkuat demokrasi dan kesatuan bangsa.
"Ada dua hal tentang kelembagaan partai yang kita bahas terutama bagaimana peran parpol memperkuat demokrasi dalam memperkuat kesatuan bangsa," ujar Eddy.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan Sekjen PAN Eddy Soeparno melakukan gowes bareng, Jakarta, Jumat (15/7) pagi. Dimulai dari kawasan Menteng, Hasto yang mengenakan rompi merah dan Eddy yang mengenakan jaket warna biru, menyusuri Jalan Sudirman, hingga Gedung MPR/DPR hingga memutar menuju Gedung Bank Indonesia.
Setelah gowes, keduanya berbincang mengenai isu terkini. Kepada Eddy, Hasto menawarkan sebuah kerja sama antar partai. Yaitu untuk meningkatkan kualitas kader dan anggota legislatif.
"Kita menawarkan tidak bicara koalisi atau kerja sama parpol karena hal tersebut akan ada waktunya, namun yang penting bagaimana kerjasama meningkatkan kualitas kader seperti pelatihan bersama melalui Sekolah Partai," kata Hasto dikutip dari keterangannya, Jumat (15/7).
Eddy merespons tawaran Hasto merupakan ide yang baik. "Ide bagus itu, Mas," imbuhnya.
Selain itu, Hasto menyampaikan kepada Eddy fokus PDIP hari ini. Daripada memikirkan Pemilu 2024, PDIP meminta kadernya untuk turun ke bawah.
"Bagi PDI Perjuangan lebih baik turun ke bawah. Pilpres masih lama," kata Hasto.
Advertisement
Hasto mengungkap, pertemuan dan agenda gowes bareng Sekjen PAN ini sudah lama ingin dilakukan. Saat ia tengah saling kontak, akhirnya agenda gowes ini terjadi.
"Kebetulan saya belakangan ini agak kendur sepedaan karena kesibukan. Jadi, pas kontak-kontakan dengan Mas Eddy, saya langsung sanggupi bersepeda," jelas Hasto.
Bagi Eddy, gowes bareng ini merupakan pertemuan sahabat lama. Namun terganjal kesibukan masing-masing yang padat.
"Sudah beberapa kali janjian ketemu, dan Mas Hasto ngajak gowes bareng aja. Cocok banget kita sama-sama suka gowes. Mas Hasto malah energik banget, tadi saya ketinggalan gowesnya" ujar Eddy sambil tertawa.
Eddy Soeparno mengaku senang karena dari olahraga sepeda ini terjalin silaturahmi yang makin erat. Keduanya sepakat untuk ngobrol lagi di kesempatan berikutnya.
"Jadi ini silaturahmi, perjumpaan dua sahabat lama," ungkapnya.