Partai Amanat Nasional (PAN) berduka atas meninggalnya Abraham Lunggana alias Haji Lulung. Lulung menjadi anggota DPR dari PAN periode 2019-2021 sebelum kembali ke PPP dan menjadi ketua DPW PPP DKI Jakarta pada September 2021 lalu.
"Innalillahi wa innailaihi rajiun, kami keluarga besar Parai Amanat Nasional berduka sedalam-dalamnya atas wafatnya Pak Haji Abraham Lunggana, saudara kami yang merupakan salah seorang anggota DPR RI kami untuk masa bakti 2019-2021," ujar Sekjen PAN Eddy Soeparno kepada wartawan, Selasa (14/12).
"Kami doakan beliau husnul khotimah dan keluarga diberikan kekuatan dalam masa yang sulit ini," ucapnya.
Menurut Eddy, selama di PAN, Lulung telah menyumbang satu kursi DPR dari dapil DKI Jakarta. Lulung juga duduk di Komisi VII bersama Eddy dan terlibat dalam Panitia Kerja RUU Minerba.
"Jadi terus terang kami sangat kehilangan Haji Lulung baik di Komisi VII dan PAN," kata Eddy.
Sementara itu Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi mengatakan, Lulung merupakan sosok yang tidak pernah mengingkari hati nurani. Serta sosok politisi yang memegang etika moral dalam bersikap.
"Haji Lulung adalah orang baik, yang tidak pernah mengingkari hati nuraninya sendiri. Beliau seorang politisi yang memegang etika moral dalam bersikap, jujur, dan amanah. Kami merasa kehilangan. Insya Allah almarhum husnul khotimah," kata Viva.
Advertisement
Lulung Sosok yang Penting bagi PPP
Sementara Sekretaris Jenderal DPP PPP Arwani Thomafi mengatakan, Lulung merupakan sosok yang penting bagi partainya. Ia adalah pejuang partai yang gigih, loyal, dam memiliki komitmen kuat membesarkan PPP.
"Hingga akhir hayatnya, Haji Lulung secara optimal serius membesarkan partai," ujar Arwani dalam keterangannya, Selasa (14/12).
Arwani berharap, peninggalan Haji Lulung menjadi inspirasi bagi seluruh kader untuk berjuang melalui PPP. Arwani mengatakan, berpolitik bagi Lulung merupakan jalan perjuangan.
"Berpolitik bagi Haji Lulung merupakan jalan perjuangan. Beliau menanggalkan jabatannya sebagai anggota DPR demi berjuang di PPP," ujar Arwani.
PPP menginstruksikan seluruh pengurus DPW, DPC dan Banom PPP untuk menggelar doa dan tahlil untuk Lulung. "DPP PPP menginstruksikan kepada kader PPP dan simpatisan untuk menggelar doa dan tahlil atas meninggalnya Haji Lulung di kantor DPC dan DPW PPP," ujar Arwani.
Advertisement
Djarot Jaga Silaturahmi dengan Lulung
Sedangkan Mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyebut meski kerap berbeda pandangan selama di DKI, Lulung tetap mau bersahabat dan menjaga silaturahmi dengan lawan politiknya.
"Meskipun saya dan almarhum seringkali berbeda baik secara politik maupun pandangan, tetapi tali silaturahmi dan komunikasi dengan almarhum tetap berjalan baik," kata Djarot.
Politikus PDIP itu mengenang sosok Lulung sebagai sosok cerdas dan mau membantu persoalan warga Jakarta.
"Almarhum sosok yang cerdas, berani dan sangat komunikatif dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang ada, serta bersedia menerima solusi asalkan untuk kepentingan dan kebaikan rakyat banyak," ujarnya.
Djarot menyampaikan duka cita atas berpulangnya Lulung. "Saya turut berduka yang mendalam, semoga arwahnya diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT,"
kata Djarot.
Reporter: Delvira Hutabarat/Liputan6.com