Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan mendatangi kantor KPU RI untuk bertemu Komisioner KPU. Hinca mengaku kedatangannya adalah untuk mewakili partai Demokrat bukan mewakili BPN Prabowo-Sandiaga.
"Sebagai sekjen Partai Demokrat, saya mengunjungi KPU terutama untuk mencari tahu dan melihat update Situng yang sedang berlangsung. Saya tadi diskusi dengan Pak Hasyim, dan bertukar informasi, sistem ini berjalan terus dan kita dukung penuh supaya berjalan lancar," kata Hinca di Kantor KPU RI, Selasa (23/4).
Dari pertemuan tersebut, Hinca mengetahui hambatan dan tantangan yang dialami KPU dalam proses Situng. Ia percaya KPU mampu menyelesaikan tugasnya.
"Tentu (membicarakan) hambatan-hambatan KPU dari bawah sampai ke atas yang daerah-daerah jauh, kendala teknis lah, tetapi KPU optimis menyelesaikan batas waktu yang sudah disiapkan," ucapnya.
Hinca menyebut Situng adalah proses yang rumit dan melingkupi banyak pihak, karenanya pihaknya mendukung agar Situng berjalan lancar. Meskipun diketahui, dalam proses input data di Situng KPU, banyak suara yang ada di C1 tak sesuai dengan yang di-entry oleh KPU.
"Situng ini bagian dari yang cukup banyak. Situng itu juga bagian dari KPU untuk membangun sistem, Kita dukung mudah-mudahan semua lancar," ucapnya.
Selain itu, Hinca yang juga anggota dari BPN itu enggan menanggapi tuduhan kecurangan yang dituduhkan BPN pada KPU.
"Enggak, Saya kemari sebagai sekjen Partai Demokrat," tandasnya.
Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com